wahyudi akmaliah

Intoleransi dan Kecemasan Reza Rahadian

 

Kondisi ini yang membuatnya mengerti lebih jauh apa itu toleransi dan bagaimana proses menghargai agama lain itu wajib untuk dipraktikkan. Meskipun itu awalnya harus dilalui tidak mudah. Misalnya, saat Ramadhan tiba, ia harus sahur sendiri dan berpuasa sendiri di tengah keluarga ibunya yang berbeda. Namun, nilai-nilai toleransi yang diajarkan oleh ibunya ini membuatnya mengerti mengenai wajah Islam seperti apa yang mesti dipraktikkan dan bayangkan di tengah kehidupan keluarganya sebagai laboratorium mengenal toleransi sesungguhnya.

Lebaran Betawi; Mengembalikan Tradisi, Menguatkan Identitas

 
 
Kewajiban berkunjung di sini bukan sekadar bertemu, melainkan harus datang ke rumah saudara atau saudari yang lebih tua, meski mereka sudah bertemu satu sama lain di tempat keluarga yang berbeda. Namun, seperti urut kacang, saudara atau saudari yang lebih muda tetap harus berkunjung kepada yang lebih tua, begitu juga selanjutnya.

Gaj Ahmada dan Kematian Ilmu Pengetahuan

Di sini, saya mulai mengerti bahwa di era media sosial ini ternyata banyak temuan baru dalam dunia ilmu pengetahuan. Yang lebih menarik, temuan itu dilakukan tidak melalui verifikasi dan pembuktian melalui perdebatan di forum akademik ataupun jurnal-jurnal ilmiah internasional, yang sebelumnya didapatkan melalui proses riset yang panjang. Pengetahuan ilmiah itu dapatkan dan dibuktikan dengan perasaan dan bukti keberagamaan yang kuat bahwa ada yang salah dengan bukti sejarah dan ilmiah saat ini.

Buya Syafi'i dan Mencicil Hutang

 

Karena itu, keseganan dan hormat sebagian besar orang bukan karena tampuk kekuasaan yang pernah dijabatnya, tapi bagaimana amanah itu dikelola dengan sebaik dan sehormat-hormatnya. Hal inilah yang membuatnya menjadi keras kepala saat membela apa yang dianggapnya benar. Karena ia tidak memiliki pamrih kecuali keridhoan atas kebajikan yang dilakukannya.

Mengapa Saya Bela Ahok (Catatan Eks Santri Muallimin Muhammadiyah)

 
Di Madrasah Muallimin Muhammadiyah menjadi santri selama 6 tahun saya ditanamkan bahwa amar ma'ruf nahi munkar (memerintahkan yang baik dan mencegah kemungkaran) merupakan doktrin narasi yang dipegang. Melihat kinerja Ahok, ia memiliki kesamaan dengan itu. Meskipun tidak mendapatkan dukungan, buya Syafi'i merupakan orang yang lantang membela kinerja Ahok dan meyakini ia tidak menista agama. 

Pages