vaksin palsu

Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Tenang, Penanganan Vaksin Palsu Perlu Proses Panjang

REDAKSIINDONESIA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat tetap tenang dalam menghadapi masalah pemberian vaksin palsu. Ia menegaskan,  karena peristiwa ini adalah menyangkut waktu lama, maka perlu kehati-hatian, perlu penelusuran dalam jangka waktu yang panjang, sehingga yang dirugikan dari vaksin palsu ini betul-betul terdata.

Tak Ada yang Percaya Dokter Anak nan Religius Ini Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Vaksin Palsu

REDAKSIINDONESIA-Tak ada satu pun orang tua anak korban vaksin palsu di Rumah Sakit Harapan Bunda yang menyangka dr Indra Sugiarno Sp.A ditetapkan Bareskrim Polri jadi tersangka. Di mata para orang tua, sosok dr Indra dikenal ramah dan religius.

Soal Vaksin Palsu, Kemenkes Data Ulang Penerima Vaksin Palsu, dan Beri Vaksinasi Ulang

REDAKSIINDONESIA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pendataan ulang pasien yang telah menerima vaksin palsu, dan akan memberikan vaksinasi ulang kepada anak-anak yang terdata mendapat vaksin palsu.  Demikian siaran pers yang disampaikan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, di Jakarta, Kamis (14/7) siang.

7 Alasan Tidak Perlu Khawatir Atas Berita Vaksin Palsu

Oleh : Arifianto Afin

1. Jika anak Anda mendapatkan imunisasi di Posyandu, Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah, vaksin disediakan oleh Pemerintah yang didapatkan langsung dari produsen dan distributor resmi. Jadi vaksin dijamin asli, manfaat dan keamanannya.

2. Jika anak Anda mengikuti program Pemerintah yaitu Imunisasi Dasar Lengkap diantaranya Hepatitis B, DPT, Polio, Campak, BCG; pengadaanya oleh Pemerintah didistribusikan ke Dinas Kesehatan hingga ke fasyankes. Jadi dijamin asli, manfaat dan keamanannya.

Soal Vaksin Palsu, Menkes Jamin Ketersediaan dan Keamanan Program Imunisasi Nasional

REDAKSIINDONESIA-“Kementerian Kesehatan sangat menentang dan tidak bisa memberi toleransi pemalsuan obat termasuk vaksin yang berbahaya pada kesehatan,” tutur Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) dalam konferensi pers yang di Kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta, Sabtu (25/6).

4 RS dan 2 Apotek Jadi pelanggan Tetap Vaksin Palsu

REDAKSIINDONESIA-Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Pol) Agung Setya mengungkap, sebanyak empat rumah sakit diduga berlangganan vaksin palsu yang diproduksi tersangka pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina.

Inilah Tempat Tinggal Mewah Pembuat Vaksin Palsu

REDAKSIINDONESIA-Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, pasangan suami istri yang ditangkap Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pembuat vaksin palsu, memiliki rumah mewah di Perumahan Kemang Pratama Regency, Bekasi. Sebelum ditangkap, pasangan ini disbeut-sebut berniat pindah dan menjual rumah mewahnya.

"Sudah ditawarkan Rp 6 miliar, namun baru ditawar calon pembeli Rp 5 miliar," kata Komandan Regu Satpam Perumahan, Eko Supriyanto, Minggu (26/6).

5 Fakta Mencengangkan Kasus Vaksin Palsu

REDAKSIINDONESIA-Dua hari terakhir masyarakat dihebohkan dengan adanya kasus vaksin palsu. Pemberitaan yang menyebar bahkan menyebutkan bahwa praktik vaksin palsu sebenarnya telah cukup lama beredar di tengah masyarakat. Hal ini tentu membuat para orangtua was-was. Dampak yang timbul dari vaksin palsu ini tidaklah main-main. 

Pages