Uighur

Gelembung Sabun dari Utara

Di awal konflik, Hamas yang yang bertahun-tahun diberi perlindungan (diberi kantor di Damaskus, disuplai logistik) justru berkhianat. Sebelum perang, ada lebih dari setengah juta pengungsi Palestina di Suriah (data UNRWA), mereka dilayani sama seperti warga asli. Hamas mendukung penggulingan Assad dan bergabung dengan milisi teror. Alasannya, karena Hamas lebih memilih bergabung dengan sesama Ikhwanul Muslimin, daripada bergabung dengan poros resistensi anti-Israel. Ironis, padahal Palestina sedang dijajah Israel.

Diamnya Pemerintah RI adalah Sikap Terbaik

Sebaliknya, total ada 22 negara yang diwakili oleh musuh bebuyutan China dalam perdagangan yaitu Amerika Serikat, yang menuduh Pemerintah China telah menahan 1 juta muslim dan menganiaya Etnis Uighur di Xianjiang. Mendapat tuduhan ini, Pemerintah China membantah telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia di Xianjiang.

Uighur di Kayseri

Dari foto ini ada beberapa hal yang bisa kita cermati:

1. Judul: “Anggota minoritas Muslim terbesar di Cina membuat rumah baru di Turki”. Faktanya, ada 10 etnis di China yang beragama Islam, saya urutkan dari yang populasinya paling banyak: suku Hui, Uighur, Kazakh, Dongxiang, Kyrgyz, Salar, Tajik, Uzbek, Bonan dan Tatar. Jumlah total mereka 22 juta orang, atau sekitar 1,6% dari total populasi China. 

Hati-Hati Hoax Uyghur di Indonesia

Isu penindasan etnis Uighur dipropagandakan Amerika ke seluruh dunia. Media-media besar mereka menggunakan kata "muslim" untuk etnis Uighur supaya tekanan terhadap narasi agama semakin kuat. Persis seperti "muslim" Cechnya waktu Amerika ingin menekan Rusia.

Gambar hoax bertebaran dimana-mana, persis seperti di Suriah. Kelompok radikal garis keras yang di Indonesia populer dengan julukan "kadal gurun", memang mangsa utama gambar hoax. Mereka kaum sumbu pendek yang mudah dibakar demi kepentingan.

Save Uighur, Mengasong Agama Lagi?

Bagi kelompok politik pembenci, isu Uighur ini lumayan keren. Mereka akan memainkan isu ini untuk menimbulkan sentimen anti Cina. Menggelar demo besar-besaran seperti membela agama. Karena muslim Uighur memang berhadapan dengan pemerintah Tiongkok. Tujuannya membentuk persepsi rasial disini.

Sebagian ada yang menuding Jokowi. Kenapa gak membela Uighur? Mau belain pemerintah China, ya? Gak bersimpati pada umat Islam, ya? PKI, ya? Busyet, urusan yang terjadi luar negeri, yang kena Jokowi lagi.

Uighur, Palestina dan Tetangga Beda Agama

Kita ini selalu gaya over dosis, belagu ngurus orang lain, apa bedanya kesemenaan kita sbg mayoritas muslim terhadap warga yg agamanya diakui negara tapi msh susah mengurus izin rumah ibadah, kebaktian dibubarkan, Pura di porak porandakan, patung di Vihara di turunkan, bahkan nisan kuburan salipnya dipotong atasnya, apa ini tak semena-mena. 

Apakah China Musuh Islam?

Ilustrasi

"Dengan begitu mereka akan berkarya, membangun peradaban yang lebih baik bagi umat manusia walaupun saya sendiri tidak hidup dengan bergelimang harta, setidaknya saya tidak menjadi bagian dari propaganda yang hanya menghasilkan buih-buih di tepi lautan. Jumlahnya banyak, tapi kualitas nol"

"Tapi bu, musuh Islam saat ini sangat nyata."

Aseng, Aseng, Aseng, Jangan Lagi Anti Aseng

Ilustrasi

Mereka yang sok mendukung dan membela Uighur ini sebenarnya juga mereka yang selama ini paling kencang teriak anti China dan sangat phobia dengan hantu komunis. Tapi karena kebetulan yang jadi obyek penderita adalah orang seiman, maka fakta bahwa suku Uighur adalah etnis China mereka abaikan. Terlebih penting, bisa mengarahkan isue ini untuk gorengan mendiskreditkan pemerintahan Jokowi. Pucuk dicinta ulam tiba. Goreng, goreeeeng, goreeeeng ....

Pages