UGM

Membongkar Siasat Prabowo Merusak UGM

 
Kini kubu Prabowo ramai2 menyebarkan info jika UGM sudah membungkam diskusi akademik, UGM pro rezim, hingga UGM otoriter. Setelah saya kroscek ke teman2 BEM di Fakultas Peternakan, tempat yg semula akan dijadikan tmpat seminar trsebut, diperoleh kesimpulan memang semua ini sengaja dilakukan kubu Prabowo guna menghancurkan nama UGM. Ini 7 alasannya :
 

Halo UGM, Ngapain Datangi Sugi Ke Kampus?

Ilustrasi

Tak heran pula jika sekaliber Syekh Ramadhan al-Bouthi menyanggah pujian bahwa ia adalah Ghazali dijaman ini. Katanya, "Satu hari kehidupan al-Ghazali setara dengan kualitas seluruh usia saya".

Dinamika yang dihadapi umat semakin berkembang. Disisi lain kualitas 'ulama' tidak lebih baik dari sebelumnya.

Cadar, Antara UIN dan UGM

Ilustrasi

Kalau di UIN? Anda wajib berjilbab. Itu pun belum cukup. Seperti beli jilbab di Bringharjo, penjual saja nanya "yang syar'i" atau "nggak". Banyak dosen UIN menolak ngajar mahasiswa yang jilbabnya tidak syar'i. Di post saya, banyak tuh yang belum pernah kuliah di UIN tapi nyinyir begini, "yang pakai cadar dilarang, yang seksi-seksi dibiarin." Ah, lambe turah.

Mengapa Saya Tak Ijinkan Anak Ikut Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Keagamaan

Ilustrasi

Fenomena ini sesungguhnya sudah terjadi sejak pertengahan tahun 1980-an di kampus-kampus. Saat saya kuliah beberapa teman SMA yang dikenal sangat terbuka tiba-tiba menutup diri dari pergaulan setelah ikut kegiatan berbasis agama di kampusnya. Untuk mencari jodoh mereka sampai dipilihkan oleh gurunya.

Rasisme Terang-Terangan di UGM

Oleh: Made Supriatma
 

Rasisme Terang-terangan di UGM: Sejak kasus penembakan oleh Kopassus di penjara Cebongan, saya mendapati Yogyakarta yang lain. Tiba-tiba dia menjadi kota yang asing untuk saya. Saya meninggalkan kota yang pernah saya huni tiga belas tahun ini ketika Suharto jatuh. Dan, sejak itu tidak pernah kembali kecuali untuk kunjungan singkat.

Pages