UAS

Menyebar Benci dengan Corona

Asumsi dasarnya jelas : Kebencian! Sehingga bencanapun jadi ajang mempertajam kebencian itu. 

Dengan bilang virus Corona sebagai tentara Allah, maksudnya mau meyakin-yakinkan diri Allah berpihak pada mereka. Buktinya yang bukan muslim kena Corona. Jadi yang muslim disayang Allah. Begitu kira-kira kesimpulan ngaconya.

Padahal virus Corona gak nanya apa agama orang. Dia nempel ke tubuh siapa saja. Mau muslim. Mau kristen. Mau Kong Hu Cu. Emang virus pikirin.

Mengecam Fatwa UAS Soal Catur adalah Intoleran

Bagi yang sudah belajar fiqih secara mendalam, saya yakin tak akan mempermasalahkan fatwa UAS soal catur. UAS hanya mengukuti salah satu pendapat ulama. UAS bukan bikin fatwa baru.

Menurut Imam an-Nawawi dari kalangan mazhab Syafi'i: Main catur itu makruh. (Tapi jika melalaikan salat, jadi haram). Menurut Imam Malik dan Imam Ahmad: haram. Imam Malik: catur lebih jelek dari dadu, karena lebih melalaikan.

UAS Bertemu Habib Luthfi

 

Maulana meminta UAS agar memilih antara dua Thariqat itu yang bisa diamalkan secara intens. Maulana menganjurkan Thariqat Satariyah, kecuali jika ada wasiat dari orang tia untuk mengamalkan salah satu dari keduanya.

Nampaknya ada wasiat, akhirnya UAS memilih Thariqat Qadiriyah. Dan Maulana membaiatnya. Selain itu UAS juga menunjukan lembaran silsilah Thariqah Satariyah. Maulana mengecek sanad, ada 3 nama yang dikoreksi oleh beliau.

Pages