Tuduh

Rahmat Baequni Bukan Ustadz

ilustrasi

Ceramah Rahmat yang menjadi perkara terekam dalam sebuah video yang sempat viral beredar di media sosial. Dalam rekaman video, Rahmat Baequni bilang kalau telah ditemukan zar beracun dalam cairan jasad petugas KPPS yang meninggal. “Seumur-umur kita melaksanakan Pemilu, pesta demokrasi, ada tidak petugas KPPS yang meninggal? Tidak ada ya? Tidak ada,” ujar Rahmat Baequni dalam potongan video tersebut.

Fitnah Tuduhan Kecurangan Terstruktur, Massif, Sistematis Dan Brutal

ilustrasi

Yang parah adalah sebutan brutal, ini sudah fitnah yang sangat keji. Maksudnya apa? Beberapa kejadian brutal di tps dilakukan oleh kedua pihak. Siapa yang nekad coblos 20 surat suara?,  siapa yang melakukan kecurangan pemilu Malaysia?,  Siapa yang tidak mengijinkan antrian tunggu di Sudney hanya karena alasan waktu habis?  Dan masih banyak lagi. 

Fitnah Pilpres Curang

ilustrasi

Proses hitung dimulai. Lembar suara dibuka satu per satu ditunjukin ke saksi dan pengawas. Kalo dinyatain SAH, baru ditulis di papan. Selain di papan, ada 1 saksi yang juga nulis di bukunya untuk kroscek.

Untuk penghitungan Pilpres lancar. Gak ada selisih antara jumlah tercatat di papan: jumlah suara Paslon 01, 02 dan gak sah, dengan fisik surat suara.

PUBG, Pemilu Dan NU

ilustrasi

Terakhir mereka menembak Organisasi Nahdlatul Ulama, Mulai dari menghina Kyai dan Ulama, melangkahi makam pendiri NU, mencemooh banser, sampai hastag - hastag untuk melemahkan NU, namun ujung-ujungnya menyebarkan konten dengan logo NU catutan atau berpakaian ala Ansor untuk mendapatkan simpati Nahdliyin. Terakhir mereka sampai mengakui bahwa Hari santri diusulkan oleh salah satu petinggi partai mereka.

Pages