Tuan Guru Bajang

TGB dan Serangan Propaganda Arrahmah.com - Media Sejenis Terhadapnya

Tuan Guru Bajang yang dulu dipuja kini justru diolok-olok oleh sebagian muslim kita hanya karena ia secara terbuka mendukung Jokowi. Apa karena ini faktor politik semata hingga menisbikan sosoknya sebagai ulama—yang sekali lagi, sempat diagung-agungkan oleh kelompok ini—apalagi doktor studi Islam Alumnus dari Universitas Al Azhar ini pun sempat turut serta dalam aksi 212 dan lain sebagainya hingga dianggap representasi islam?

TGB

Ilustrasi

Tapi lucunya saya malah banyak melacak cerita pernikahannya. Soalnya kakeknya dikenal punya banyak istri, jadi sebel juga kalau tradisi ini juga diwariskan. Tuan guru bajang kabarnya ‘dijodohkan’ dengan putri cantik pimpinan pesantren As Syafiiyah Jakarta, Rabiatul Adawiyah. Pernikahan ini didorong keinginan kedua keluarga pesantren besar ini untuk mewariskan ilmu dan keturunan yang baik.

Dukung TGB Tapi Bukan Gitu Caranya

Ilustrasi

Dorongan untuk menaikkan nama beliau di pentas nasional, haruslah dilakukan dengan bermartabat, dan sesuai etika dan realitas politik yang ada. Inilah cara mendorong yang lebih pas dan masuk akal bagi saya. Bukan mendorongnya melalui cara-cara yang justru membuatnya "jatuh", memasukkan orang ke lubang yang menganga di depan.

Makna Nasionalisme Ala TGB

Ilustrasi

Dalam suatu kesempatan Tuan Guru baru - baru ini mengatakan bahwa Nasionalisme dan Islam dapat berjalan beriringan. tidaklah sama Nasionalisme yang didapat di jazirah arab sana dengan nasionalisme yang muncul dari spirit syuhada dan Ulama di tanah air kita. Nasionalisme di tanah arab adalah diberikan oleh para penjajah. dengan tujuan memecah belah jazirah arab.

Pages