Transportasi

Merefleksi Cara Membangun Indonesia Ala Jokowi

ilustrasi

Masak masih percaya mereka saudara tua? Saudara tiri yang kejam mungkin iya dan para pejabat kita dulu-dulu suka sama saudara tiri. Bahkan ketika ada yang ingin bikin mobil nasional justru dibully, bukannya disupport. Itulah khas watak kita.(padahal sekarang sedang berproduksi di daerah Boyolali,

Infrastruktur Ternyata Bisa Dimakan

ilustrasi

Sorenya 'nyekar' dulu ke Tebu Ireng, Jombang. Kangen Gus Dur. Sekalian 'sowan' mBah Wahid dan mBah Hasyim . . .

Nge'Tol' lagi mbablas Surabaya. Rencana mau makan malan 'Rawon Setan' di Embong Malang. Kalau belum ngantuk, setelah check-in, mau santai di Zangrandie, ber-'ice-cream' ria, yang cuma 'sepelemparan batu' dari hotel.

Beranikah Anies Putuskan Policy MRT Tahap 2?

ilustrasi

Panjang jalur LRT milik Pemprov harus dikejar, karena warga pasti butuh efisiensi. Kalo dr Velodrome bisa lurus ke Pramuka, lalu masuk jalan Tambak, Manggarai, Pasar Rumput lalu Dukuh Atas, wah udah keren banget.

Proyek LRT milik pusat sendiri nanti akan berfokus mengejar jalur Kuningan-Senayan-Palmerah dan Kuningan-Grogol.

MRT, Kebijakan Jokowi Atau Anies?

ilustrasi

Pemprov DKI menanggung 51 persen pembiayaan dan pemerintah pusat menanggung 49 persen. Tanpa keputusan Jokowi itu, mungkin proyek ini ngga jalan, karena pusat (rezim SBY) tak bersedia menalangi full

Jadi aset dan profit milik Pemprov lewat BUMD (PT. MRT), tapi mbayar utang puluhan triliun ke JICA dibantu pemerintah pusat

Menikmati Hasil Kerja Hebat Jokowi

ilustrasi

Kami seperti orang udik yang sedang menikmati mainan baru, meskipun moda seperti ini juga sering kita nikmati saat kita ke luar negeri. Tapi menikmati MRT di Jakarta itu SESUATU banget.

Di tangan Jokowi Jakarta menjadi kota yang manusiawi dan sekaligus metropolitan yang sebenarnya. Dan bersama Jokowi, Indonesia akan pasti maju dan rakyatnya sejahtera.

Tentang MRT, Kenapa Harus Bangga Pada Jokowi Bukan SBY Atau Soeharto?

ilustrasi

Generasi mendatang mungkin saja penasaran. Ternyata justru wong ndeso yang bisa membuat MRT terwujud. Mengapa pada saat yang katanya situasi ribut terus, banyak demo membully pemerintah, pengangguran tinggi, ekonomi buruk , pemerintah justru sukses membangun jalan tol, jalan raya, bandara, bendungan, rel kereta, MRT, LRT dan pembangkit listrik?

Kata orang, dia hanya meneruskan. Apakah betul?

Pages