tol

Infrastruktur, Tidak Pake Lama

Ilustrasi

Sejak 2009, saya mondari-mandir Surabaya-Jember, karena mengajar di kampus INAIFAS, Kencong. Dulu, perjalanan ke lokasi lazim ditempuh 5 hingga 6 jam, karena saya harus ganti bis jurusan Kencong di Terminal Lumajang. Bahkan, dulu bisa lebih lama karena macet di Porong akibat dampak Lumpur Lapindo, dan pelebaran jalan provinsi di Pasuruan Probolinggo.

Segera, Jakarta - Semarang 6 Jam dan Semarang - Surabaya 4 Jam

Ilustrasi

Tantangannya adalah memindahkan truk logistik ke tol, dengan tarif dari Merak-Jakarta-Cirebon-Semarang-Solo-Surabaya yang tak murah

Tapi masyarakat di Pulau Jawa yang padat ini sekarang punya altrnatif jalan raya untuk berkegiatan bisnis. Dengan penanganan yang tepat, tol Trans Jawa akan berdaya guna maksimal

Jembatan Tuntang

Ilustrasi

Salah satu penyebab mahalnya harga barang dan sembako untuk rakyat adalah mahalnya biaya transportasi (boros waktu dan BBM karena terlalu lama di jalanan yang jelek). Jalan bebas hambatan yang mulus bisa bantu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Ujungnya harga barang bisa ikut turun. Ini semua ujung-ujungnya akan dinikmati semua orang termasuk rakyat, yang disebut “multiplier effect”.

Lebaran Bersama Presiden

Ilustrasi

Tak pelak lagi, lebaran kali ini kampanye gratis bagi Presiden Jokowi untuk bisa terpilih lagi. Semuanya terbukti tanpa banyak kata. Termasuk harga-harga barang dan jasa yang terjaga.

Jalan tol dan harga yang terkendali berkah bagi semua, termasuk yang ingin menjegalnya. Jokowi menciptakan berkah untuk semua, termasuk mereka yang melawannya.

"Macet" Tol Cikampek Emang Gara-Gara Jokowi

Ilustrasi

Saya tidak yakin Presiden Megawati dan SBY akan berani mengambil resiko seperti Presiden Jokowi

Pakdhe, panggilan akrab Jokowi, membuktikan bahwa tampilan luar (gagah, ganteng dsb) dan ciri luar lainnya (agamis, santun dsb) SEHARUSNYA bukan penentu orang BISA BEKERJA atau tidak.

Pages