tiongkok

Pilih Kemajuan Seperti China Atau Pakistan?

ilustrasi

Membaca fakta ini, saya sedikit khawatir menemukan fakta di sekolah-sekolah kita. Ada kemiripan juga dengan Pakistan. Dari penelitian lembaga penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menemukan lebih dari 40% guru agama di Indonesia berpendapat bahwa belajar ilmu pengetahuan tidak penting, yang penting adalah ilmu agama. Mudah-mudahan hasil survei tsb.tidak benar-benar menggambarkan fakta di kalangan guru.

Hasan Haikal Tak Tahu Indochina

ilustrasi

Indochina itu wilayah di Asia Tenggara, kecuali Indonesia, Malaysia, dan Brunai. Indochina berada di timur India dan selatan Tiongkok, karenanya budaya Indochina sangat erat dengan budaya Tiongkok dan India. Seperti nama Vietnam yang dipengaruhi Tiongkok. Sedangkan nama Kamboja, Laos, Thailand, dan Myanmar merupakan pengaruh India.

Infrastruktur Kata Kuncinya

ilustrasi

Dulu di abad ke-15, dibilang "siapa menguasai laut akan menguasai dunia". Lalu di abad ke-20, dibilang "siapa menguasai informasi akan menguasai dunia". Nah, sekarang negara-negara seperti China berjuang untuk menguasai infrastruktur jalur distribusi darat demi menguasai dunia. Rusia dulu berusaha menguasai Afghanistan (1979-1989) pun demi mendapatkan jalur distribusi melintasi Benua Asia (secara letaknya di utara bumi itu jauh dari mana-mana).

Jalur Strategis Laut Mulai Dikuasai Penuh Indonesia

ilustrasi

Selama 10 tahun pembangunan konstruksi proyek ini akan menyerap lebih dari 2,5 juta tenaga kerja, serta merangsang investasi asing minimal 2 triliun Baht atau US$61 miliar.

Dari proyek ini, pendapatan penduduk Thailand bisa meningkat hingga rata-rata 500.000 Baht atau Rp200 juta per orang per tahun.

Apakah China Musuh Islam?

Ilustrasi

"Dengan begitu mereka akan berkarya, membangun peradaban yang lebih baik bagi umat manusia walaupun saya sendiri tidak hidup dengan bergelimang harta, setidaknya saya tidak menjadi bagian dari propaganda yang hanya menghasilkan buih-buih di tepi lautan. Jumlahnya banyak, tapi kualitas nol"

"Tapi bu, musuh Islam saat ini sangat nyata."

Aseng, Aseng, Aseng, Jangan Lagi Anti Aseng

Ilustrasi

Mereka yang sok mendukung dan membela Uighur ini sebenarnya juga mereka yang selama ini paling kencang teriak anti China dan sangat phobia dengan hantu komunis. Tapi karena kebetulan yang jadi obyek penderita adalah orang seiman, maka fakta bahwa suku Uighur adalah etnis China mereka abaikan. Terlebih penting, bisa mengarahkan isue ini untuk gorengan mendiskreditkan pemerintahan Jokowi. Pucuk dicinta ulam tiba. Goreng, goreeeeng, goreeeeng ....

Pages