TGB

Catatan Tuan Guru Bajang : Bacaan Shalat Jokowi Sangat Terang

Tiga kali kali Pak Jokowi mempersilahkan saya jadi imam, "Ayo, Tuan Guru". Saya minta Beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan shalat sehari-hari Beliau.

Ternyata bacaan Beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca Surah Al-Humazah dan rakaat kedua membaca Surah Quraish.

TGB Tinggalkan Demokrat Demi Kesejahteraan Rakyat

Ilustrasi

Di kawasan ini dibangun convention centre dan sirkuit balap internasional. Saat ini sudah ada 8 hotel dan resort yg menyatakan akan membangun fasilitas akomodasi di kawasan tsb sbg investor awal.

Pembangunan kawasan ini nantinya akan menyerap ribuan tenaga kerja, dan diharapkan dapat menjadikan NTB sebagai salah satu provinsi dgn pertumbuhan ekonomi yg tinggi.

Jadi sangat masuk akal jika TGB, seorg pemimpin daerah yg menginginkan kemajuan daerahnya mendukung presiden yg berkomitmen membangun daerah dan telah terbukti membawa perubahan yg lebih baik.

Jokowi VS (dan?) Fundalisme

Ilustrasi

Opinion formation akan berlangsung jauh lebih cepat jika gerakan ini memiliki beberapa super agent. Mengalirkan status, ciapan, celoteh, rekaman video, para super agent ke timeline calon agen adalah cara terampuh untuk memendek waktu pertumbuhan. Dengan itu pesan yang dialirkan bisa bernarasi terbuka, langsung ke tujuan, dan dengan cepat membangun keserempakan.

TGB Calon Wapres Jokowi

Ilustrasi

Hanya Anies dan Gatot yang bisa mengobati sakitnya tendangan telak pemilih rasional di batok kepala PKS. Saat ini PKS mendapat tekanan keras baik dikubu internal mereka yang mulai menyalahkan Mardani sebagai terlalu kegenitan mengkampanyekan 2019 ganti presiden tanpa platform yang jelas. Anies dan Gatot bisa menjadi viagra bagi PKS untuk menegakkan kembali syahwat politiknya yang nyaris impoten dengan mengusung isu agama.

Tuan Guru Bajang Dan Uniknya Dunia Cebong

Ilustrasi

Lihat saja komentar miring terhadap TGB, yang lucunya komentar miring itu dulunya dilontarkan oleh barisa yang dulunya kerap memujinya. Misalnya Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang kemudian mencoret dari daftar calon presiden yang direkomendasikan oleh organisasi alumni aksi 212 ini, setelah menyatakan dukungan kepada Joko Widodo.

TGB Dan Tagar Ganti Sempak

Ilustrasi

Perkara aqidah itu relatif hitam putih, tidak ada banyak kelenturan disana. Sedangkan politik itu perkara yang abu-abu, diselingi dengan warna-warninya, kadang diselingin dengan pragmatisme, koalisi yang amat cair, disana tegang, disini senang, atau sebaliknya. Tidak sepantasnya menghukumi perkara pilihan politik seperti ini dengan jotosan, "Jangan gadaikan Aqidahmu". Ini tentu sangat berlebihan, dan hanya kaum takfiri, kaum yang mudah mengkafirkan orang, yang melakukannya.

Pages