terorisme

Mengungkap Motif Kampanye Anti Poligami Dalam Kacamata Radikalisme Di Indonesia

ilustrasi

Pola yang sama itu pun bisa kelihatan dari kampanye Poligami dan #Indonesiatanpapacaran yang sedang marak dilakukan di Indonesia oleh kelompok-kelompok pendukung Khilafah. Kedua kampanye di atas bertujuan untuk menciptakan perempuan-perempuan dan anak-anak gadis yang tidak boleh berpikir, tidak boleh bernalar dan tidak boleh memiliki rasa.

Welcome To Dubai

ilustrasi

Mereka adalah sel tidur yang pergerakannya mirip sel kanker. Bergerak mematikan di dalam senyap! Mereka sudah merebut banyak masjid, banyak majelis, banyak pesantren, bahkan begitu banyak umat yang nantinya akan disiapkan untuk merebut dan merubah bentuk negara. Tak ada lagi NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Semuanya akan dirubah menjadi Khilafah! Sebuah tujuan utopis yang sebenarnya hanyalah cara untuk menghancurkan sebuah negeri.

UBN Terlibat Terorisme Internasional?

ilustrasi

3. Tahun 2016 pemerintah Suriah berhasil mengalahkan dan memukul mundur pemberontak dari kota Aleppo. Pemberontak melarikan diri meninggalkan markasnya tanpa sempat membawa bekal logistik. Kemudian bekas markas pemberontak tersebut dikuasai rakyat Aleppo. Dan tanpa sengaja media Eropa menyorot logistik asal Indonesia. Kardus logistic itu bertuliskan IHR (Indonesia Humanitarian Relief) yg ternyata yayasan tersebut milik Bachtiar Nasir.

Pembantaian dan Industri Kebencian

Bahkan anak-anak sekolah pun turut serta dalam gerakan empati massal yang luar biasa ini dengan beramai-ramai menarikan Haka secara amat khusyuk. Haka adalah tarian tradisional suku Maori, menyimbolkan duka cita sekaligus kemarahan pada kebiadaban itu. Terbayangkah Anda, anak-anak SMA kita bisa secara spontan melakukan gerakan empati seperti itu saat beberapa gereja Surabaya dibom oleh simpatisan ISIS?

Meramaikan Insiden Selandia Baru, Melupakan Yaman

ilustrasi

Bahkan Di Tanah Air Sendiri Tidak Terlihat Sama Sekali Aksi Bela Yaman Ataupun Aksi Peduli Tragedi Yaman Seperti Yang Sering Di Gaungkan Oleh Kaum Wahabi Di Saat Menggelar Aksi Perduli Syiria.
Lalu Dimanakah Letak Keadilan Itu ?
Karena Hingga Sekarang Keadaan Negeri Yaman Masih Dalam Kondisi Yang Menggenaskan Akibat Serbuan Kerajaan Khowarij Wahabi Arab Saudi Beserta Sekutunya Yang Kejam Dan Tidak Berperikemanusiaan.

Aksi Selandia Baru Atau Sibolga Adalah Terorisme

ilustrasi

أَنَّهُ مَن قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

Kalau Ba'asyir Gagal Bebas, Salahkan Yusril Dan ABB

ilustrasi

Sikap Abu Bakar Ba'asyir yang tidak mau tandatangan pernyataan setia pada Pancasila dan NKRI juga menjadi sebab utama ia gagal dibebaskan. Karena proses bebasnya Ba'asyir melalui bebas bersyarat bukan bebas murni. Bebas bersyarat artinya ada syarat-syarat yang harus ia penuhi: 1. Mengaku salah atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi 2. Membantu aparat untuk membongkar jaringan terorisme, dan yang lebih penting dan utama: 3. Menyatakan setia pada Pancasila dan NKRI.

Pages