terorisme

Kalau Ba'asyir Gagal Bebas, Salahkan Yusril Dan ABB

ilustrasi

Sikap Abu Bakar Ba'asyir yang tidak mau tandatangan pernyataan setia pada Pancasila dan NKRI juga menjadi sebab utama ia gagal dibebaskan. Karena proses bebasnya Ba'asyir melalui bebas bersyarat bukan bebas murni. Bebas bersyarat artinya ada syarat-syarat yang harus ia penuhi: 1. Mengaku salah atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi 2. Membantu aparat untuk membongkar jaringan terorisme, dan yang lebih penting dan utama: 3. Menyatakan setia pada Pancasila dan NKRI.

Celah Hukum Kasus ABB

ilustrasi

Apakah di PP 28/2006 itu ada syarat harus menyatakan ikrar kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia secara tertulis bagi Narapidana Warga Negara Indonesia?

Jawabannya: Tidak ada!

Artinya, celah hukum ini yang bisa membuat ABB bisa diproses Pembebasan Bersyarat, tanpa perlu tanda tangan surat ikrar setia kepada NKRI.

Soal Abu Bakar Ba'asyir, Kubu Sebelah Memanfaatkan Isu

ilustrasi

Gue juga ga punya hak buat bilang Jokowi bego ngebebasin dia, or Jokowi ngga adil sama Meiliana. GUE BUKAN PRESIDEN.

Setelah bergaul sama orang-orang hebat di negeri ini, gue baru tau ternyata segala sesuatu yang nampak di depan mata tidaklah sesimple itu. Engga gampang buat para elite memutuskan sesuatu. Semua berdasarkan strategi dan langkah-langkah yang dipikirkan masak-masak.

Abu Bakar Ba'asyir Dan Potensi Konflik Teroris Di Penjara

ilustrasi

Dari sini kita melihat bagaimana seorang Oman Abdurrahman bisa menjadi sebuah simbol perlawanan. Padahal dia "hanya" seorang Panglima dimana para tentaranya lebih banyak bersembunyi dengan melakukan taktik Perang Gerilya. Pun sebagian yang tertangkap juga rela menjadi martir karena sudah terikat dalam sebuah Baiat.

Mengapa Orang Indonesia Suka Turut Campur Urusan Negara Lain?

Ilustrasi

Selain masalah pemberontakan Uighur yg mau mendirikan negara sendiri, banyak muslim Uighur juga yg ikut bergabung dengan para teroris timur tengah seperti - Alqaeda arab penisula -AQAP (alqaeda cabang timur tengah), ALqaeda suriah dan iraq, pemberontak suriah (FSA) sampai dengan kelompok ISIS juga, Bahkan serangan terorisme di Cina pelakunya selalu berasal dari warga Uighur dari Xinjiang ini.
Seperti serangan teroris :

Implementasi Ekstrem Syariat Islam

Ilustrasi

Implikasinya apa dari pernyataan UABB di atas? Kalau 'silent majority' bisa dimanipulasi dengan menciptakan kenormalan baru sehingga menggantikan praktek bernegara dan berbangsa Indonesia tidak perlu dengan kekuatan fisik, tetapi dengan penetrasi dan pembajakan ideologi menurut interpretasi ekstrim syariat Islam saja, maka kenapa harus bersusah payah mencari senjata?

Pages