teror

Siasat Cerdas Dalam Isu Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

ilustrasi

Dengan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Jokowi mendapat keuntungan berlipat-lipat. PERTAMA stabilitas keamanan dalam negeri aman terkendali. KEDUA Jokowi mematahkan stigma bahwa beliau mengkriminalisasi Ulama. KETIGA Jokowi menunjukkan ke publik bahwa dia yang memberikan kebebasan kepada orang yang dipenjarakan oleh rezim SBY yang saat ini ada di gerbong kubu sebelah.KEEMPAT Jokowi menunjukkan kepada masyarakat bahwa beliau adalah figur pemimpin yang humanis.

Jalan Kemanusiaan Yang Menyelamatkan Negeri

ilustrasi

Sebuah skenario yang mirip dengan modus Arab Spring termasuk di Suriah. Dimana jenazah para "Mujahid" diarak untuk membangkitkan semangat "Jihad". Kemudian dilanjut dengan Shalat Jenazah massal di lapangan terbuka. Ditutup dengan pekik Takbir dan seruan perlawanan terhadap penguasa yang dzalim. Dan akhirnya berujung rusuh atau perang saudara.

Kalau Ba'asyir Gagal Bebas, Salahkan Yusril Dan ABB

ilustrasi

Sikap Abu Bakar Ba'asyir yang tidak mau tandatangan pernyataan setia pada Pancasila dan NKRI juga menjadi sebab utama ia gagal dibebaskan. Karena proses bebasnya Ba'asyir melalui bebas bersyarat bukan bebas murni. Bebas bersyarat artinya ada syarat-syarat yang harus ia penuhi: 1. Mengaku salah atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi 2. Membantu aparat untuk membongkar jaringan terorisme, dan yang lebih penting dan utama: 3. Menyatakan setia pada Pancasila dan NKRI.

Implementasi Ekstrem Syariat Islam

Ilustrasi

Implikasinya apa dari pernyataan UABB di atas? Kalau 'silent majority' bisa dimanipulasi dengan menciptakan kenormalan baru sehingga menggantikan praktek bernegara dan berbangsa Indonesia tidak perlu dengan kekuatan fisik, tetapi dengan penetrasi dan pembajakan ideologi menurut interpretasi ekstrim syariat Islam saja, maka kenapa harus bersusah payah mencari senjata?

Pages