tengku zulkarnain

Tengku Zulkarnain dan Neno Warisman, Perilaku Siapa Yang Kalian Contoh?

Ilustrasi

Justru pak Jokowi...Orang yang kalian benci...Malah sifat n sikapnya mirip sifat n sikap Nabi Muhammad ya...
Mana pernah pak Jokowi membalas hinaan...caci maki dan hujatan kalian...Beliau slalu sabar dan tersenyum saat dihina dan dicaci maki...
Beliau tetap fokus bekerja membangun negeri yang juga kalian tinggali...

Para Tokoh #AntiJokowi Mulai DItolak Di Berbagai Daerah

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

 

Kelompok ini kecil bila dibandingkan kelompok yang cinta damai di negeri ini, namun tatkala dibiarkan oleh aparat malah terlihat makin menjadi, dikiranya masyarakat takut, saat aparat pun seperti mendiamkannya. Dan apa yang mereka lakukan dianggapnya paling benar, tidak ada salahnya sama sekali. Mereka semakin berani bahkan bisa brutal bila dipicu sang orator yang pintar memanaskan hati mereka.

Kerikil Kecil di Majelis Ulama Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwasanya MUI adalah lembaga independen para ulama yang dibiayai negara. Menjadi aneh bin ajaib kalau pengurusnya selalu aktif menyerang kehormatan Kepala Negara Republik Indonesia yang sah dan konstitusional. Disisi lain Ketua Umum MUI selalu bergandengan tangan erat dengan Presiden dalam upaya membangun ukhuwah Islamiah dan ukhuwah Wathaniyah di negara ini. Pengurus MUI Pusat juga sedang bekerja sama erat dengan Presiden dan Pemerintah dalam mengembangkan program ekonomi keumatan.

Fakta Ini Bongkar Kebohongan Tengku Zulkarnain Di ILC

Ilustrasi

Jikalah beliau ini mau berjihad menjadi ustadz di Lumban Lobu niscaya dia akan mengenal karakter org disana, atau di beberapa tempat di Tapanuli dg karakter hampir sama, ribut gara-2 uang 500 perak pun bakar-2 an rumah.

Kemudian dia menyebutkan 2 masjid di Kisaran.

Entah Kitab Mana yang Jadi Rujukan Tweet Tengku Zulkarnain Ini

Ilustrasi

Kalau kita mau melakukan telisik kebahasaan, maka tentu saja kata '' Huur" tidak bisa dipahami hanya sebatas makna Feminin saja,melainkan juga bisa bermakna maskulin, sebab kata " huur" sendiri merupakan bentuk kata Maskulin (pria) bukan Feminin( wanita). 
Alhasil kata " Huur" bisa bermakna ambigu, bisa bermakna bidadari juga bisa bermakna Pangeran Ganteng ( bukan dari Golongan manusia) tergantung Konteksnya.

Muslim Intoleran yang Meninggalkan "Sholat Berjamaah"

Pernahkah anda lihat di masjid ada sweeping tentang harus memakai baju koko, harus pakai jubbah, harus yang setuju pakai qunut, harus yang setuju bacaan basmalah dipelankan, harus yang jidatnya hitam dan lain sebagainya. Tidak ada kan? Ini menunjukkan bahwa Islam itu moderat karena di Indonesia kelompok-kelompok dalam Islam luar biasa banyaknya. Yang formal saja jumlahnya puluhan apalagi yang tidak tercatat secara resmi bahkan masih banyak yang sembunyi-sembunyi.

MUI Kerja untuk Umat, Bukan Politisasi Ayat, Tolak Sholatkan Mayat Apalagi Main Pecat

Ilustrasi

Fenomena penolakan jenazah merebak diberbagai tempat. Meski tokoh agama, NU dan Muhammadiyah menyarankan tidak mempolitisasi rumah ibadah maupun menyangkutpautkan jenazah dengan pilihan politik, mereka tetap tidak surut. Yang mencuat menjadi polemic yakni ditolaknya nenek Hindun disholatkan di musholla dekat rumahnya. Imam masjid sendiri menyolatkan dirumah nenek Hindun dan tidak membawa ke musholla.

Pages