teman Ahok

Survey Lembaga Apapun, Ahok Juaranya

Ilustrasi

Redaksiindonesia - TAHAPAN pendaftaran Pilgub DKI 2017 dimulai besok, Rabu (3/8), dengan penyerahan dukungan pasangan calon jalur perseorangan.

Sejauh ini, belum ada bakal pasangan calon yang mengumumkan akan mendaftarkan diri dalam Pilgub DKI 2017 melalui jalur perseorangan, setelah petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memilih jalur parpol.

Ahok mengumumkan dirinya maju melalui jalur parpol pada 27 Juli setelah Teman Ahok berhasil mengumpulkan satu juta KTP untuk mendukung dirinya maju melalui jalur perseorangan.

Siapa Diuntungkan atas Perseteruan Ahok-Tempo-Teman Ahok-Relawan Jokowi?

Oleh: Niken Satyawati
 

Dinamika pra Pilgub DKI 2017 sungguh menarik untuk diikuti. Tak hanya penduduk DKI. Penduduk luar DKI pun ikut menyimak dengan seksama. Perebutan kursi untuk orang nomor satu di Ibukota Negara telah menjadi isu yang panas baik di media mainstream maupun media sosial. Dan siapa bilang hanya warga ber-KTP DKI saja yang boleh memperbincangkan soal Pilgub DKI? Tak bisa dicegah dan dihalangi, warga di luar DKI juga ingin ikut bersuara. DKI adalah ibukota negara Indonesia. Semua warga negara Indonesia berhak bicara. 

Ahok Makin Kinclong Setelah Teman Ahok Berkoar

Oleh : Pebrianov

Bulan ini momen keberuntungan Ahok. Setelah muncul Mantan Teman Ahok, namanya makin moncer. Makin mantap surantap. Ibarat infotainmen, makin digosok makin siip!

 Secara kebetulan bulan ini pas akan ada THR, ada even Piala Eropa dan Copa America. Tiga momen mantap ini menyertai kemonceran Ahok dan Teman Ahok.

Awas, Lawan Ahok Dari Dalam

Oleh: Heru Margianto

Mari berandai-andai. Jika Anda akan maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti, strategi apa yang akan Anda ambil untuk mengalahkan petahana? Kira-kira, apa yang membuat warga Jakarta enggan untuk memilih Ahok?

Mari kita tengok sebentar survei terbaru yang dirilis Manilka Research and Consulting, Minggu (19/6/2016).  Survei yang dilakukan Juni 2016 itu mendapatkan, elektabilitas Ahok berada di urutan teratas, 49,3 persen, mengungguli 17 nama lainnya.

Tempo Di Mata Saya

Oleh: Birgaldo Sinaga
 

Minat saya membaca Tempo itu tumbuh sejak kecil. Saya masih ingat saat membaca liputan khusus Tempo pada Kapal Tampomas II yang terbakar dan tenggelam pada Januari 1981. Wartawannya Dahlan Iskan mantan Menteri BUMN dan juga owner Grup JPNN.

Liputan ekslusif itu benar benar mempengaruhi publik. Akibatnya kebijakan moda transportasi laut ikut berubah dari kejadian itu.

Pages