televisi

Musafir Bernama Rina, Islam Bukan Berhala, Islam adalah Jalan

Ilustrasi

Ustadz, sungguh saya merasa menjalani Islam yang hangat. Islam yang membuka ruang luas untuk reflektif, untuk bertanya bahkan pertanyaan-pertanyaan paling berani sekalipun, paling mengganggu. Apakah Tuhan itu benar ada? Apakah surga itu seperti konsep yang umum diceritakan: semacam hadiah permen untuk yang berbuat baik di dunia? Atau ada makna lain dari surga? Pencarian-pencarian ini masih menuntun saya memakai jilbab*), sholat mengaji dst, tapi saya tak hendak menilai apapun bentuk pencarian musafir lain.

Pesta Sex dan Tahlilan

Ilustrasi
Anak-anak akan mendambakan kolam permen, manisan dan susu. Para remaja akan mendambakan cinta yang menggelora. Sedangkan para lanjut usia mengharapkan ketenangan jiwa. Kenapa berbeda Mas Ustadz? Karena kadar nafsunya juga berbeda! Sementara di hadiratNYA hanya jiwa yang suci yang diterima sesuai dengan sifat MAHA SUCI-NYA! Jadi di Surga itu kenikmatannya yang dilipat gandakan. "Endorphin" nya berlipat sebagaimana "keabadian" kita disana. Bukan hawa nafsunya!

Kita yang Durhaka pada Pancasila

 

Rasa frustasi yang meningkat selama beberapa waktu melihat kondisi negara yang acakadut karena intimidasi ormas berbaju agama yang bertujuan merubah dasar negara, membuat saya muntap.

Langsung saya mengangkat tangan dan minta bicara. Saya genggam mic di depan dan suara saya keluar dengan bergetar.

"Pemerintah ini seperti tuan rumah yang lemah, yang bahkan harus meminta ijin tamunya hanya untuk ke toilet saja.

Tayangan Sinetron dan Politik Semakin Tidak ada Bedanya

 

REDAKSIINDONESIA - Berita politik setiap hari pasti selalu ada di kehidupan kamu, apalagi belum lama ada kasus Papa Minta Saham, dengan pemeran utamanya adalah Setya Novanto. Kalau mau ditarik ke belakang, masih banyak berita politik yang lain yang lama-kelamaan kalau dipikir-pikir punya kesamaan sama sinetron. Tidak percaya? Ini buktinya.

1. Selalu Ada Konflik Baru

Pages