Survey

Akurasi Quick Count Versus Hasil Rekapitulasi KPU 2019

ilustrasi

Tampak bahwa hasil RC KPU dan QC SMRC sangat berkesesuaian. Perbedaan antara RC dan QC SMRC masih di bawah margin of error (MoE), misalnya Jawa Tengah perbedaan 0,14% dari MoE 0,81%; Jawa Timur perbedaan 0,59% dari MoE 1,09%, Jambi 3,16% dari MoE 5,12% dan Kalimantan Barat 2,37% dari MoE 5,79%.

Lembaga Quick Count Buka-Bukaan

ilustrasi

Ini seperti mengulang episode 2014 dimana Persepi berusaha menjaga integritas akademiknya. Mengingatkan: tahun 2014 ada 10 lembaga menyelenggarakan quick count dan exit poll. 7 diantaranya menyimpulkan Pak Jokowi memenangkan pilpres, dan 3 yang lain menyimpulkan bahwa Pak Prabowo yang menang. Dewan Etik Persepi ketika itu memutuskan untuk menyelenggarakan sidang etik memanggil 10 lembaga itu diaudit, dihadiri media secara terbuka di salah satu ruangan di Hotel Sari Pan Pacific.

Pemilih Jokowi Berpendidikan Rendah?

ilustrasi

Mereka yg mungkin jumlahnya hanya sekian persen dalam survey ini, yg berpendidikan tinggi tapi milih Jokowi adalah orang2 yg dimasa sulit dl beruntung bisa sekolah tinggi karena kerja keras orang tua. Yang diam menahan hati. Lalu melihat harapan dan perubahan yg dibawa Jokowi. Merasa bertanggung jawab untuk memenangkan Jokowi agar bisa lebih lama lagi melayani rakyat kecil. 
Mereka Alumni universitas2 kece yg baru2 ini ramai deklarasi.

Tiga Pernyataan Prabowo Yang Rontokkan Cagub Gerindra dan PKS Di Pilkada Rabu Esok

Ilustrasi

Kedua, pernyataan Prabowo untuk melakukan Sholat Istikharah untuk mendukung calon partai mereka. Sebuah kesalahan fatal bagi seorang muslim yang tidak tahu harus melakukan shalat apa. Bagi umat muslim, pernyataan Prabowo ini makin meragukan bahwa Gerindra dan PKS memang tidak kapable bahkan tidak pantas membawa-bawa agama dalam kampanye politik. Masalah sholat Hajat saja tidak faham apalagi membicarakan soal hukum-hukum dalam Islam yang lainnya.

Pages