sri mulyani

Perempuan Pendobrak

Ilustrasi

Hari ini menemukan foto menarik yang mengingatkan esensi dari Kartini ataupun figur perempuan-perempuan diatas. Tiga perempuan di panggung nasional ini seakan mencerminkan satu grup karakter perempuan yang unik: tegar, mandiri, gak klemak klemek dan berani menentang arus mainstream. Saya ingin mengkontraskannya dengan satu group lain warisan orde Baru: group ‘ibu’. State ibuism, demikian sebuah analisa menggambarkan mereka.

Sri Mulyani, Wonder Women Economic of Indonesia

Ilustrasi

Ia tak hanya melakukan tugas utama Menteri Keuangan: memastikan kesinambungan fiskal dan menggunakan fiskal sebagai instrumen untuk pertumbuhan, stabilitas dan alokasi anggaran untuk mencapai target pembangunan seperti mengurangi kemiskinan, perbaikan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Sri Mulyani bergerak lebih jauh. Dan hal ini dilakukannya jauh sebelum ia mendapatkan penghargaan ini.

Saat Sri Mulyani Diakui Dunia

Ilustrasi

Mengapa SMI dapat beprestasi hebat di era Jokowi sementara di era SBY tidak berkilau? Karena Jokowi bisa memanfaatkan potensi SMI secara optimal dengan otoritas yang jelas tanpa memberikan peluang pihak manapun menintervensinya. Jadi dia benar benar Proxy presiden. Siapapun selain presiden engga dia anggap. Mengapa ? karena memang Jokowi pasang badan atas setiap kebijakannya yang berdampak politik. Tidak sedikit elite politik mengeluh karena kebijakan Anggaran SMI, tetapi Jokowi tidak terpengaruh.

Penghargaan Di Tengah Gangguan

 

Prestasi Jokowi ditengah tekanan orang2 yg punya kepentingan cari makan, hujatan tak sopan tanpa alasan, serta perbuatan setan tdk menyurutkannya utk terus melaju memperbaiki kebobrokan yg diterimanya dari pejabat2 sebelumnya. Dengan diamnya dia berjalan pasti, dengan tekadnya membuat Indonesia menuju kemandirian sebuah negeri bisa diwujudkan, dan insyaallah berpengharapan dimasa depan.

Indonesia Peringkat Pertama Tingkat Kepercayaan terhadap Pemerintah

Data tersebut dikeluarkan oleh OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) dalam publikasinya _Government at a Glance_ 2017 yang dipublikasikan pada 13 Juli 2017. Laporan ini merangkum berbagai indikator pencapaian sektor pubik (pemerintah) dari negara-negara yang tergabung dalam OECD serta beberapa negara lain, termasuk Indonesia.

Pages