Soharto

Bangke Beraroma Cendana

 

Pikiran bahwa bapaknya adalah idaman bangsa Indonesia tak bisa disalahkan, karena anak-anaknya hidup dalam buaian kenikmatan dan kemudahan tanpa keringat. Bahkan masih banyak politisi, angkatan yg begitu mencintai dan rindu zaman itu. Pikirannya cuma satu, semua bisa didapat asal bisa merapat ditempat sarang maksiat dgn payung Cendana, berbau dupa, siapkan saja upeti, semua bisa diatur dan terukur.

Gestapu Menghapus Satu Generasi Intelektual Indonesia

Ilustrasi

Kisah tragisnya dimulai seminggu setelah peristiwa G30S, Ia dipanggil Kedutaan Besar RI untuk melakukan 'screening', demi menyaring mahasiswa dan para intelektual yang diduga menjadi loyalis paham kerakyatan. Saat itu, menurut Soejono, mahasiswa di Perkumpulan Mahasiswa Indonesia di Praha sudah menduga sesuatu yang tidak beres akan menimpa tatkala mendengar kabar bahwa di Tanah Air sedang terjadi huru-hara.

Pages