sesat

Intoleransi, Mencoreng Muka Sendiri

Ilustrasi

Sebagai seorang muslim yg sering beribadah di rumah dan sering melihat kantor dan jalanan umum dikadikan tepat ibadah, muncul pertanyaan dalam hati; apakah org2 Islam yg mengrebeg rumah Bante Nurhalim dan bikin kesepakatan itu pernah berpikir dan membayangkan bagaimana kalau rumahnya, tamunya dan kehidupannya selalu diawasi ummat lain agar tdk dipakai ibadah?

Narasi Islam Inklusif

Ilustrasi

Meski membeli buku-buku itu dan menyaksikan gelombang pasang fundamentalisme Islam, minat saya lebih kuat ke kajian ekonomi politik. Saya pernah intens mempelajari marxisme dan mendalami pemikiran Jalan Ketiga-nya Anthony Giddens. Saya pernah hendak menulis skripsi tentang teori strukturasi-nya Anthony Giddens, tetapi kemudian belok melihat hal yang lebih dasar yaitu ruang aplikasi bagi segala teori itu: negara.

Bersatu Lawan Fitnah, Adu Domba, Hoax dan Kebencian

Ilustrasi

Saat sesepuh bahkan ia seorang guru malah percaya bahwa Presiden bukan muslim dan menyebarkannya demi capres yang disokongnya (yang mana isu ini sensitif di akar rumput)

Saat seorang berpendidikan tinggi lebih percaya kicauan seorang mualaf tanpa guru, yang logikanya kacau

Kaum Khawarij

Ilustrasi

Orang yg sedang sholat di masjidpun tak luput dari sasaran kebiadaban mereka. Jikalau tidak ada lobi ulama nusantara, maqbarah kanjeng nabipun akan dibongkar karena dianggap syirik dan membahayakan aqidah umat.

Mereka itu seperti zombie yg haus darah manusia. Membom dan menembaki orang lain dianggap suatu ibadah yg berpahala. Melebihi penjahat berdarah dingin.

Usil Mengurusi Beda Tuhan

Jika kita menilai keimanan agama lain dengan ukuran keimanan agama kita pasti akan menemukan kekonyolan. Semua kekonyolan itu akan menjadi logis jika kita beriman kepada kitab mereka. Karena iman semuanya akan menjadi logis. Jadi biarlah mereka dengan keimanannya, jangan usil mengurusinya

Biasanya jika sudah mengurusi iman orang maka melebar ngurusin surga nerakanya pulak, ngurusin caranya berpakaian, ngurusin caranya beribadah, lama lama ngurusin bini orang pulak, bini sendiri ditelantarkan

Maafkanlah Kami...

Oleh: De Fatah
 

Tuhan memberikan kita kebebasan yang mau sesat silahkan sesat yang mau beriman silahkan beriman,..
Tuhan memberikan penghargaan kepada yang taat akan bersamaNYA dan yang sesat silahkan mengikuti kesesatannya
Tuhan memberikan peringatan kepada mereka yang menurut mereka akan selamat dan kepada yang bandel mereka akan sesat 
Tuhan menciptakan semesta yang senantiasa bersujud dan mengabdi kepada NYA diatur dengan hukum sunattullah untuk membantu kehidupan kita tetapi kita malah merusak bahkan menuhankannya

Pages