sesat

Makin Muak Dengan Pendukung Prabowo

ilustrasi

Tagar itu fungsinya untuk mengelompokkan sebuah topik agar menjadi terkenal. Dalam twitter ada istilah trending topic. Topik yang ngetren, alias terkenal, dibicarakan banyak orang. Lalu kalau udah terkenal, mengundang banyak pengguna twitter diseluruh dunia ikut menyampaikan topik tersebut. Ibarat kata ada demo onlen, mendesak pembuat kebijakan ambil tindakan atas apa yang disuarakan.

Kesalahpahaman Terhadap NU

ilustrasi

Baru saat ditanya oleh salah seorang sesepuh di Berlin beberapa saat kemudian, tentang apakah benar tuduhan liberal itu, beliau menjelaskan bahwa sejatinya beliau hanyalah seorang santri. Sesepuh inipun melayangkan nota protes ke pihak yang ditengarai melontarkan tuduhan tersebut. Ia menuntut kedua pihak ditemukan untuk meluruskan tuduhan tersebut. Beliau yang dituduh liberal tak berkeberatan sama sekali bila harus datang mengklarifikasi.

Lucu, Masak Muslim Tidaknya Seseorang Diukur Dari Dukung Capres

Ilustrasi

Buktinya, meski TGB punya jejak nyata sebagai seorang ulama pun, sejak dia nempel Jokowi, maka seolah dia tak lagi diakui keulamaannya. Demikian pula KMA. Cek saja komen-komen di bawah berita-berita tentang KMA, mayoritas sudah semakin brutal, dan blas tidak lagi menghormati keulamaan KMA. Beda dengan bulan awal selepas pecawapresan dia, ketika orang-orang masih lumayan menjaga tata krama.

Perempuan Bercadar

Ilustrasi

Bercadar itu baik, tidak ada larangan dalam islam, tapi jika sudah bercadar dan merasa diri paling baik, paling suci, dan menganggap muslimah non cadar islamnya tidak kaffah, menganggap non muslim berpakaian terbuka sebagai pelacur, itu sangat tidak baik, bukan salah cadarnya, ia hanya selembar kain, yang salah adalah caramu berguru pada orang yang merasa tauhidnya paling murni, islamnya paling kaffah, dan menganggap orang lain sesat, neraka dan antek kafir, pemahaman seperti itu yang salah.

Kita dan Al Quran

Ilustrasi

Nggak lah. Sebab, kita tahu persis bahwa kita tidak mempunyai cukup ilmu untuk memahami teks ini. Qur'an itu berbahasa Arab, kita bukan orang Arab. Kitab itu diturunkan 14 abad lalu, dengan style bahasa Arab abad itu dan dengan konteks masa itu. Orang Arab pun belum tentu mehamai al-Qur'an dengan tepat. Plus, kita juga yakini, al-Qur'an itu kitab suci dengan bahasa sastra tingkat tinggi yang tak dapat ditiru siapa pun. Jadi, memahami Qur'an itu memang berat.

Habib Ali Al Jufry, Amien Rais dan Takfirisme Indonesia

Ilustrasi

Petuah ini seakan pas dengan kasus-kasus di negeri ini. Menggunakan masjid untuk kampanye politik kekuasaan dan provoksi. Mengutib ayat-ayat dan jargon-jargon agama demi kepentingan politik kekuasaan dan kelompoknya.

Dikotomi Partia Allah dan Partai Syaiton dalam kampanye politik-kekuasaan. Padahal yang diusungnya serta lawannya bisa jadi sama-sama partai Syaiton.

Pages