sejarah

Tolak Sholati Jenazah, Wujud Pelaku Tak Fahami Agamanya

Ilustrasi

Atas dasar itulah Khawarij lalu mengkafirkan kubu Khalifah Ali dan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan, lantaran kedua pihak sama-sama menempuh tahkim (arbitrase) demi mengakhiri Perang Shiffin.  Arbitrase semacam itu, bagi Khawarij, sama halnya dengan berhukum dengan aturan buatan manusia dan mengabaikan hukum Allah. Dan berpedoman dengan hukum manusia, buat Khawarij, adalah suatu tindakan kufur. Pelakunya layak dibunuh.

Soekarno dan Masjid Istiqlal

Ilustrasi

Simbol Kemajuan Peradaban

Soekarno mengatakan jika candi Borobudur dapat berdiri ratusan tahun, Masjid Istiqlal akan berdiri kokoh hingga ribuan tahun. Soekarno mengambil perumpamaan Borobudur sebagai simbol kemajuan peradaban Indonesia di masa lalu. Soekarno hendak menyatakan bahwa peradaban Indonesia sudah maju di masa silam. Peradaban maju itu mandek dan dihancurkan oleh kolonialisme.

Soekarno dan Sejarah Halal Bi Halal di Indonesia

Ilustrasi

Penggagas istilah "Halal bi Halal” ini adalah KH. Wahab Chasbullah.

Ceritanya begini...:

Setelah Indonesia merdeka 1945, pada tahun 1948, Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa.
Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum.
Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana, diantaranya DI/TII, PKI Madiun.

Sejarah Ketupat

Ilustrasi

Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.

*Arti Kata Ketupat.*

Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.

*Ngaku Lepat.*

Sejarah Siapa?

Oleh: Iqbal Aji Daryono

Dalam sebuah postingan saya, ada seorang kawan yang berkomentar bahwa di Indonesia sejarah memang sering ditulis semau-maunya penguasa.

Saya sering gatel mendengar celetukan semacam itu. Itu mindset minder yang membayangkan bahwa cuma negeri kita sendiri yang bobrok nggak karuan. Lha rumangsamu di negara lain enggak po?

Sejarah selalu milik penguasa, lah. Di mana pun.

Pages