saudi

911 Dan 212

Ilustrasi

Kemudian, pada saat Reuni 212 kemarin. Himbauan yang sama muncul dari Kedutaan Besar Saudi Arabia untuk Indonesia. Bahwa warga Saudi dihimbau untuk tidak mendekati sekitar area aksi. Ada nuansa kekhawatiran dari himbauan tersebut. Tapi untungnya, aksi kemarin berlangsung super damai dan tidak terjadi hal yang dikhawatirkan. Jika hal tersebut (chaos) benar-benar terjadi, maka bisa dipastikan tidak ada korban warga negara Saudi.

Apakah Dubes Saudi Perlu Diusir?

Ilustrasi

Nah, bagaimana dengan orang Indonesia? Sanggup? Masyarakat Indonesia masih sangat banyak yang mengira rezim Saud adalah representasi umat Islam. Kelompok-kelompok radikal yang selama ini terindikasi kuat berafiliasi dengan Saudi hampir pasti akan memanfaatkan situasi. Demo berjilid-jilid. Bahkan sangat mungkin mereka menyerukan angkat senjata melawan ‘rezim anti-Islam’. Dana, senjata? Gampang. Lagi-lagi, Suriah buktinya.

Skenario Cerdas Rizieq Shihab

Ilustrasi

Jika gagal dan kemudian ditangkap, maka ia yakin bahwa pemerintah Indonesia pasti tidak akan tinggal diam. Jika tinggal diam, maka akan diopinikan macam-macam hal yang sifatnya negatif. Hal ini pasti akan berdampak dipulangkannya Rizieq Shihab ke tanah air pada akhirnya.

Apapun yang terjadi, nampaknya Rizieq Shihab akan menang, kecuali Allah berkehendak lain. Wallahu 'alam.

Indonesia Di Tengah Pusaran Konflik Suriah

Ilustrasi

Selain daripada itu perlu diketahui, bahwa Suriah sebenarnya telah meratifikasi konvensi senjata kimia pada tahun 2013. Dalam ratifikasi konvensi senjata kimia tsb., Suriah telah diwajibkan untuk melucuti seluruh senjata kimia yang dimilikinya dan nampaknya Suriah mempunyai komitmen terhadap hal tsb. dengan negara Rusia sebagai penjaminnya.

Kemesraan Saudi - Israel

Ilustrasi

Cuitan dari menteri Israel ini juga bukti lain bahwa Saudi dan Israel punya kepentingan yg sama. Mufti saudi mengharamkan membunuh Yahudi dan berfatwa Hamas merupakan organisasi teroris. Bahkan saudi-israel jika diperlukan akan berkolaborasi melawan Hizbullah. Padahal selama ini sayyid Hassan Nasrullah bersama hizbullah sangat berjasa membantu perjuangan rakyat Palestina dalam gerakan muqawwamah-nya.

Saudi Zaman Now

 

Tapi kini harga minyak dunia turun. Saudi Arabia yang 70% pendapatannya dari menjual minyak, tiba-tiba limbung secara ekonomi. Hutang luar negerinya membengkak. Apalagi negara ini juga hobi bertualang dan perang. Biaya perang Yaman dan petualangannya di Syiria memakan dana tidak sedikit.

Kantong kerajaan jebol. Makanya mereka menawarkan saham perusahaan minyak negara, Aramco. Mereka juga melakukan reformasi ekonomi dan investasi. Salah satunya membuka diri terhadap wisatawan.

Indonesia Juara Satu, Saudi Juara Dua

Pas melihat Raja Saudi, boro-boro jenggotan. Wajahnya malah kelimis dengan kumis yang manis.

Saat sholat, mereka melebarkan kaki. Harus menyentuh jari-jari kaki orang di sebalahnya. Kadang malah membuat takut jemaah lain karena disangka mau diinjak.

Tapi melihat raja Saudi sholat sunah di Istiqlal, bukaan kakinya biasa aja. Gak dibuka lebar seperti kiper berhadapan dengan tendangan pinalti.

The Poetics of Power Raja Salman

Adalah Clifford Geertz yang pada tahun 1980 mengeluarkan sebuah buku tentang ‘Negara” yang diklaimnya sebagai ‘Negara Teater’. Geertz mengulas tentang ‘symbolic power’ dalam negara dalam studi kasusnya tentang Bali pada abad ke 19. Untuk Geertz, negara tidak melulu terdiri dari basis material seperti yang dipahami lewat pendekatan Marxis. Tidak juga melulu sebagai institusi yang mewakili kepentingan kekuatan-kekuatan di dalamnya seperti dalam pemikiran liberal pluralis.

Pages