Salafi

Membungkam Kelompok Anti Islam Nusantara

Ilustrasi

Namun keluasan cakupan al-Quran Hadits tersebut, tidak semua dimengerti umat Islam. Ada umat Islam yang memahami Islam itu hanya berdasar ayat-ayat perang saja sehingga melahirkan perilaku keras, radikal, destruktif dan anti toleran. Mereka memahami Islam, ya memang seperti itu, harus seperti itu, dan jika tidak seperti itu bukan Islam. Padahal justru mayoritas dalil dalam ajaran Islam itu berisi ayat-ayat damai, ayat ramah, ayat rahmah, ayat pencerah dan ayat kekeluargaan (ukhuwah).

Awal Mula Tahlil dan Yasinan Di Bid'ahkan Kelompok Salafi

Ilustrasi

Saya jadi orang yang amat anti maulid, isra' mi'raj, nuzulul quran, nujuh bulan, bahkan tidak pernah ikut shalat tarawih karena saya anggap bid'ah kalau tarawih 20 rakaat. Saat itu yang saya rasakan tidak pernah mendapatkan ilmu fiqih yang benar, kecuali justru mengajarkan yang kira-kira kita bisa berbeda dengan masyarakat saja. Makin beda, makin mantab, kira-kita begitu.

Madzhab Spesialis Tawuran

Ilustrasi

Perpecahan kubu Salafi ini juga tampak saat membaca buku “Sebuah tinjauan Syar’i: Mereka Adalah Teroris” karya Luqman Baabduh, yang juga mengklaim diri sebagai Salafi. Buku ini merupakan bantahan dari buku Imam Samudera, “Aku Melawan Teroris”. Luqman yang merupakan murid Syekh Muqbil bin Hadi al-Wad’i di Yaman, mencela gerakan yang dilakukan oleh Imam Samudera Cs, termasuk Abdullah Azzam, mentor “pejuang” Afganistan, sebagai gerakan Khawarij.

Islam Nusantara Sudah Menyebar ke 72 Negara

Ilustrasi

Singkat cerita, muridku ini sangat di sayang oleh Abah, bahkan oleh Kyai-kyai yang lain, dan muridku ini selesai menghafal Alqurannya, hingga pada akhirnya Kyai Taufiq Alumnus Iraq menggembleng muridku ini dengan Ilmu musthalahul Hadits, Ushul Fiqh dan beberapa Fan Lainnya.

Pages