saiful huda ems

Mengapa Saya Harus Menantang Prof Yusril?

 

Itu saja tujuan saya menantang debat terbuka dengan Prof. Yusril agar masyarakat tidak terhasut dan digelincirkannya ke pemahaman hukum, politik, sejarah dan agama yang salah dan mengakibatkan perpecahan bangsa.

Bagi saya, seorang advokat apalagi profesor seharusnya mempunyai tanggung jawab moral yang besar untuk menegakkan kebenaran dan keadilan, dan bukan malah terus menerus menghasut masyarakat untuk mempersoalkan hak politik orang lain yang tidak seagama dengannya.

Advokat Saiful Huda Tantang Prof Yusril

Ilustrasi

Bedanya: 1. Yusril sudah profesor sedangkan saya belum. 2. Prof. Yusril pernah mondok di pesantren mana gak jelas, sedangkan saya jelas. 3. Prof. Yusril sudah menulis buku apa saja gak jelas, sedangkan saya jelas. 4. Prof. Yusril pernah menjadi pembantu Soeharto sedangkan saya oposisinya. Prof. Yusril pernah mendukung dan melawan Gus Dur tapi saya mendukung Gus Dur. Prof. Yusril melawan Jokowi dan Ahok sedangkan saya malah mendukung Jokowi dan Ahok. Prof.

Salah Kaprah Bertuhan dan Beragama

 

Yang tau tentang kebenaran sejati dari Tuhan dan agama itu ya Tuhan itu sendiri, juga Rasulullah dan bukan kita. Kita hanyalah pengikut dari para mufassir yang berusaha menafsirkan kebenaran hakikat Tuhan dan agama itu. Dan karena tafsir manusia terhadap hakikat Tuhan dan agama itu tidak ada jaminan 100 % benar, maka Tuhanpun berseru pada kita untuk membuka dialog satu sama lain.

Selamatkan NU

 

Penyebaran berita-berita hoax yang sangat merugikan kelompok-kelompok Nasionalis Moderat Religius seperti adanya peredaran surat palsu yang beredar di masyarakat, dan yang menggunakan nama Fatayat NU Bandung Barat tsb., harus segera dilaporkan ke polisi untuk diburu dan ditemukan siapa pelakunya. Ia harus dimintai pertanggung jawaban di depan hukum agar kejadian serupa bahkan yang lebih besar persoalan dan akibatnya tidak terjadi lagi.

Pages