saefudin achmad

Setelah Sholawat Asyghil, Sekarang Allohumma Asqi

Beberapa bulan menjelang pencoblosan Pilpres 2019, PBNU menyeru kepada seluruh warga NU, dan pesantren menyeru kepada seluruh santri dan alumni untuk melanggengkan shalawat asyghil. Berikut lafadz shalawat asyghil:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Menghakini Gus Azmi, Wirda Mansur dan Veve Zulfikar

Jika engkau seorang yang sudah dewasa secara usia, pengetahuan agamanya pun sudah tinggi, memiliki ribuan santri, lalu menuntut Gus Azmi, Wirda, dan Veve untuk benar-benar menjadi seorang muslim dan muslimah yang ideal baik di film maupun di dunia nyata, namanya kebangetan. Jangan pakai standar diri sendiri untuk dipakai oleh orang lain apalagi yang usianya berbeda jauh. Saya hanya ingin bertanya, di ketika usia remaja, apakah engkau lebih baik, lebih berprestasi, lebih berakhlak dibanding Gus Azmi, Wirda, dan Veve?

Kontroversi Disertasi tentang "Boleh Hubungan Intim di Luar Nikah"

Pertama, wartawan Indoensia sangat senang jika ada peristiwa yang punya potensi menjadi polemil dan kontroversi. Pasalnya, berita seperti ini akan laris dibaca dan bisa menaikkan rating. Endingnya, pundi-pundi uang mengalir. Semakin banyak dibaca, sebuah berita akan mendatangkan banyak uang, terlebih untuk media berita online. Tanpa mempertimbangkan dampak negatifnya, semua berita yang potensi menjadi polemik angkat diangkat. Padahal, Sidang Disertasi di sebuah kampus itu hal yang sangat biasa dan forumnya internal.

Pages