rudi S kamri

Sepakbola Indonesia Dikhianati Pemiliknya

Ada catatan menarik tentang KLB PSSI yang baru lewat. PERTAMA, aroma kental politik uang. Meskipun tidak pernah diakui oleh siapapun, nyatanya tetap terjadi. Modus ini seperti orang buang angin, baunya menyengat tapi wujudnya tak kelihatan. KEDUA, aroma intimidasi. Semua pihak pasti mengelak melakukan hal ini tapi nyatanya masih terjadi juga. Beberapa pemilik suara (voter) secara diam-diam melakukan testimoni meskipun dengan embel-embel minta jati dirinya tidak disebutkan.

Wajah Garang Kabinet Indonesia Maju

Ada aroma kuat Presiden Jokowi ingin mengamankan program kerjanya tanpa pusing diganggu oleh kelompok- kelompok radikalisme yang berpotensi merongrong jalannya pemerintahan. Dengan 'conductor' dari Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), diharapkan potensi gangguan dari kelompok destruktif tersebut bisa dijinakkan dengan mudah.

Aksi Brutal G 30-S terhadap Ninoy

Dia lalu menceritakan secara singkat kronologi kejadian yang dialami. Lalu saya bertanya : "Apa yang bisa saya bantu ?" Dia mohon kepada saya untuk sementara jangan menulis apapun tentang kejadian yang dia alami, dia mau cooling down dulu. "Saya mau istirahat dulu Bro, saya masih ketakutan", katanya. Saya bisa mengerti dan terpaksa mengendapkan nafsu birahi menulis saya yang sedang 'on fire' menggelegak membara butuh penyaluran.

UU KPK, DIlema Presiden Jokowi dan Solusinya

Di sisi lain sudah terang benderang partai koalisi pendukung Jokowi sudah jelas menolak keberadaan Perppu tentang KPK. Hampir semua pimpinan partai koalisi senada seirama membuat pernyataan tegas : menolak Perppu !!! Penolakan mereka secara obyektif bisa saya terima karena mereka beranggapan ada instrumen konstitusional yaitu uji materi UU (Judicial Review) melalui Mahkamah Konstitusi yang seharusnya dilakukan oleh siapapun bila tidak setuju dengan sebuah UU yang sudah disahkan.

Drama KPK Bergincu yang Sedang mengalihkan Isu

Isu pelemahan KPK bagi saya hanya omong kosong. Mereka seharusnya jernih melihat niat baik dan usaha keras dari Presiden Jokowi yang tetap concern untuk penguatan institusi KPK. Tapi mereka sengaja membutakan diri atas niat baik Presiden. Bagi saya apabila pimpinan dan pegawai sebuah lembaga negara melawan niat baik Kepala Negara yang kukuh mengajak mereka untuk tetap dalam rel konstitusional, adalah sebuah pembangkangan dan pengkhianatan terhadap negara. 

Papua, Cinta, Doa dan Senjata

Saya tetap berkeyakinan cara menyelesaikan Papua yang efektif bukan dengan senjata tapi dengan hati dan cinta. Kalau saya jadi Kapolri justru saya akan menerjunkan banyak Polwan rupawan dengan membawa bunga untuk memeluk hangat Papua. Karena semua tahu akar masalah kerusuhan Papua bukan berasal dari Papua. Tapi dari Jakarta yang diletupkan api kecil via Surabaya.

Pages