rocky gerung

Sebut Sandiaga sebagai Ulama, Hidayat Nurwahid Ketularan Rocky Gerung

Ini memang cuma akrobat intelektual.

Nah, Hidayat Nur Wahid yang biasanya literer dalam melihat persoalan, alhamdulilah, kini sudah berani keluar dengan definisi-definisi baru. Tentu saja ini bagus, sebagai latihan agar otak tidak butek.

Sayangnya definisi yang dimaksud hanya bertujuan melabeli seorang Sandiaga Uno. Ketika menafsir surat makna Al maidah 51, kenapa fikirannya tidak seterbuka ini?

Dasar Dungu!

Ini politik bung. Bukan studi kasus mata kuliah psikologi. Justru Jokowi sedang mempertontonkan seni berpolitik tingkat tinggi, dimana dalam hitungan menit dia harus mengambil sebuah keputusan yang penting dan strategik. Untunglah Tuhan mengaruniakan otak encer, tak sedungu kamu Rocky, sehingga Jokowi mampu lolos dari pilihan yang sulit.

Kecerdasan Kampret Level Naudzubillah

 

Bahkan ustadz provokator si tungku meleduk wasekjen MUI yang pernah bilang “Bunuh, salib, potong, usir” buat Ahok justru ikutan percaya bahwa kitab suci adalah fiksi dan ikut belain si Gerung. Ustadz artis yang akting nangis-nangis juga ga kelihatan videonya lagi. Ustadz AA Game yang anti Ahok kini juga diam seribu bahasa.

Konteks Partai Genderuwo

 

Para pembelanya selalu ingin melepaskan omongan itu dari konteksnya. Lalu mengajak orang hanya berkubang dari definisi ke definisi. Padahal mudah saja. Memahami apa yang dikatakan keduanya, cobalah tarik dari konteksnya. Dalam suasana apa omongan itu di lontarkan. Agar kita tidak orang mabuk, muter-muter gak karuan dalam kubangan kata.

Sikap Politik Itu Subborn

Bagi kalangan "ilmuwan" agnostik atau secara umum disebut sekuler, memang banyak yang menganggap kitab suci itu hasil imajinasi pikiran manusia. Bahkan bagi mereka, Tuhanpun dianggap tak lebih dari produk "delusi" dari banyak orang (baca buku God Delusion by Richard Dawkins). Sejak lama bagi kalangan atheis atau agnostik ini Agama dipandang sebagai doktrin yang tidak sesuai dengan "Science".

Fiksi ILC

Ilustrasi

ILC menyadari bahwa masyarakat secara realitasnya itu sangat gemar info/berita yang update, booming dan juga kontroversi. Sehingga, ILC dengan ragam kontroversinya baik itu dari narasumber atau bahkan sang hostnya (Karni Ilyas) yang dinilai berat sebelah bagi para Kecebong, adalah bagian mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri sekaligus mengais rejeki dari bisnis entertainment dengan kemasan politik didalamnya.

Pages