rizachalid

Si Buta dan Si Bodoh

 

Oleh: Denny Siregar 

 

Saya belum tentu bisa seperti pak Maroef Sjamsudin, merekam pembicaraan orang yang dia kenal, membukanya ke publik dan secara kesadaran penuh bertanggung jawab terhadap itu.

Itu butuh keberanian luar biasa dan ketenangan yang mengagumkan saat perekaman. Ekspresinya harus sangat dingin, sedingin menjawab pertanyaan yang dicecarkan kepadanya.

Papa Minta Saham atau Papa Menang Curang?

Oleh: Stefanus Toni

 

Kaum DUNG DUNG PRET yang menganut Agama dari SAMAWI (Selalu Aja MenyAlahkan JokoWI) jemaahnya disebut SALAWI (SAlahnya JokoWI) yang berkumpul di gank KMPret lagi kegirangan saat mengikuti pola pikir terbalik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang sudah salah kaprah dalam menindaklanjuti sebuah laporan yang diindikasikan akan merugikan negara itu.

Selamatkan Negara dari Para Penjarah!

Oleh: Sunardian Wirodono

 

Beberapa teman mengirimi saya, berbagai hal mengenai Freeport, bahkan dengan informasi yang keren-keren. Saya sih tetep koppig dengan pendapat awal, soal pelaporan Setya Novanto (SN) oleh Sudirman Said (SS) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Berkaitan dengan etika anggota DPR, pelaporan itu sudah benar dan tepat.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (IX/Selesai)

MR: Memperjuangkan dia itu capek sob. Segala macam cara, Pak Hendro ngomong sama Megawati waktu di Kebagusan. Belum saatnya. Dikira sekaligus. Belum Pak. Saya itu baik, saya kasihan sama Pak Jokowi, saya akan bantu Pak Jokowi ke Hatta sebagai cawapres. Pak Jokowi sama Hatta mungkin Pak, tapi Meganya gak mau. Saya sama Hatta itu sahabat.

MS: Jokowinya mau, Pak?

MR: Jokowinya mau banget sama Hatta.

SN: Tahu tahu pisah, pusing sudah terlanjur ke Pak Hatta

MR: Tapi itu kan pengalaman.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VIII) Biarkan Riza Bantu Prabowo Tapi Jangan Muncul

SN: Bagus itu Pak

MS: Dia bisa menghitung

MR: Bagus Pak. Dia bisa mengcreate. Kalau tahu sekarang kita lagi berdarah. Dia gak mungkin menghindari, dia tidak akan diam. Dia akan cari akal. Jokowi mana mau ketemu kita. Allah  

SN: Ini kaya PSSI babak belur.

MS: Kita kan sponsor Persipura. Bubar Pak. Pada ngirim surat mau membubarkan. Kasihan Persipura

MR: Pemain bola itu kalau dia gak main dua bulan, otot-ototnya rusak semua

MS: Drop semua. Sakit semua. Sakit jantung semua Pak

SN: Kembali itu Pak. Pak Luhut ditakutin, enggak bisa enggak

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VII) Bang Ical, Anis Matta Semua Kumpul

MR: Kapolda Papua itu kan sahabat saya, sahabat deket.

MS: Tito

MR: Tito. Akhirnya ditarik ke Jakarta supaya nggak menyolok, jadi Asrena. Sekarang Papua sudah jalan, kasih hadiah sama Jokowi. Padahal maunya Jakarta bukan dia. Pak BG maunya bukan Tito. Pak BG maunya Pak Budi. Tapi Budi ditaruh Bandung. Tito Jakarta. Yang minta Jokowi.

SN: Jawa Barat hahaha

MR: Gila Pak. Alot pak orangnya Pak.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VI): Presiden Koppig, Noken Habis Setengah Triliun

MR: Kita ini orang kerja, strateginya. Jadi Freeport jalan, bapak itu bisa terus happy, kita ikut-ikutan bikin apa. Kumpul-kumpul. Gua gak ada bos, nggak usah gedek-gedek. Ngapain gak happy. Kumpul-kumpul. Kita golf. Gitu, Kita beli private jet yang bagus, representative. Apalagi

SN: Iya

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (V) Pagar Freeport Yang Bikin Perusahaan Gua

MS: Saya sudah dari 1983 sudah ke Papua.

SN: Oh oke

MS: Saya sudah tahu Papua, bagaimana antropologinya. Hati-hati Pak, gak semudah itu. 

SN: Yayayaa. Percaya Pak

MS: Gak semudah itu Pak Papua. Mengedukasi mereka untuk merasa bahwa mereka akan dibangun untuk kesejahteraan mereka, tidak mudah Pak. Costnya tinggi Pak, betul. Kita bangun sekolah, minta dibangun rumah sakit. Tapi kalau ajak pers, hormat bapak. Masak kita sinterklas terus.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (IV) Provinsinya Dajjal

MR: China? Gampang itu Pak

MS: Enggak, kalau begini Pak

MR: Dari China. Oh bisa

MS: Ini kan perusahaan Amerika, harus dilihat juga. Jangan lupa yang kecil-kecil gitu. Biar strateginya nyambung nanti pak

MR: Turbin dapat kredit ekspor dari sana.

MS: Itu Pak, smelter Papua sudah ada statement bersama. Pemda Papua akan mencari investor. Statement bersama dihadiri oleh Komisi 7, Ketua DPRP, Ketua MRP, ada Menteri ESDM. Statement bersama.

SN: Yang waktu itu ya

Pages