riki seprianto

Pertiwi, Kafir di Negeri Sendiri

 

Kala itu saya berjuang, berdiri untuk aan (panggilan alexander), bersama puluhan orang lainnya. Saya ingat masa itu ada suara wanita dari solo 'vika klaretha D' dengan tulisan yg apik dan menohok membela secara netral. Namun tulisan itu kemudian menjadi ajang caci maki oleh mereka yg sempit nalar dalam membela agama dan tuhan (katanya).

Memilih Orang Jujur

 

kenapa saya pilih JOKOWI? jawaban nya simple sekali.
dia orang jujur. baik perkataan nya, maupun perbuatannya.
dia juga anak bangsa yg cerdas, yg mampu memberi arah perubahan yg cukup signifikan dalam hal perbaikan arah dan kualitas hidup berbangsa dan bernegara.

orang yg bisa memimpin itu sangat banyak, bahkan pribadi kita adalah juga pemimpin atas diri sendiri, namun sebrapa banyakkah yg MAMPU untuk jadi pemimpin? sedikit sekali!!

Di Tengah Duka Kita

 

Selalu ada manusia manusia penuh kebencian yg tidak mampu menghadirkan rasa kemanusiaannya.

Kawan bisa kah engkau membuka mata? Melihat dgn rasa, bahwa hari ini banyak saudara mu yg timpa bencana. Anak anak kehilangan orang tua. Mati terkubur di balik runtuhan kayu dan beton. Bisakah engkau diam sejenak dari semua kebencian hati dan jiwa mu?

Tangis Tawa di Ujung Timur

 

Saya mengangguk tanpa kata, haru mendengar tawa dan melihat kebahagiaan mereka.

Nanar pikiran ku melayang mengingat awal kedatangan ku 11 tahun yg lalu perdana menyentuh tamah papua.

Dulu semua gelap, semua hening, bahkan sempat untuk berniat menarik diri dari daerah yg sangat tertinggal ini. Jangan kan untuk bisa bermain gadged, bisa melihat lampu listrik saja rasanya mustahil sekali.

Pages