Riau

Perang Ala SBY

Ilustrasi

Ada dua peristiwa diakhir tahun ini yang menurut saya ada (bisa) yang menyebabkan SBY menjadi terusik. Yang pertama, kasus tercecernya e-KTP invalid. Banyak yang menduga dan mengaitkan dengan skenario pemilih siluman untuk pemenangan salah satu Capres. Sebuah analisa yang konyol mengingat secara teoritis bahkan tekhnis aplikatif, hal tersebut sulit untuk dilakukan. Justru yang perlu dicermati adalah tahun tercetaknya e-KTP invalid tersebut. Yakni kisaran tahun 2011, 2012 dan 2013.

Wahai Warga Sumbar dan Riau, Lupakah Kalian Atas Jokowi Lenyapkan Asap?

Ilustrasi

Sekarang, orang yang menghentikan asap itu mereka maki maki. Bagaimana, orang orang dari daerah Sumbar dan Riau yang memaki maki itu seperti itu? Apakah ingatan mereka sebegitu pendek, baru 3 tahun lepas dari asap, lupa bagaimana susahnya hidup dengan asap 3 tahun sebelumnya dan belasan tahun sebelumnya. Saya masih ingat, dalam status Facebooknya, temen SD saya yang sudah jadi dosen PTN di Pekanbaru mengeluhkan tentang asap.

Tragis, Ternyata PKS Hanya Menang Di 2 Pilgub

Ilustrasi

Atau Propinsi Riau pasangan Samsuar dan Edy Nasution akankah membawa misi partai pimpinan Shohibul Iman? Penting diketahui Samsuar sendiri merupakan ASN yang mengabdi di Pemkab Bengkalis dan kemudian memenangkan Pilkada di Kabupaten Siak. Sang Wagub Brigjen (Purn) Edy Nasution pernah menjabat sebagai Danrem Wira Bima Riau. Mereka tidak terlacak punya hubungan ideologis dengan PKS.

Klarifikasi Ustad Somad Makin Berbohong

Ilustrasi

Bahkan Muhammad SAW sblm jadi nabi, sudah mampu menjadi pribadi yang mushlih--bukan hanya shalih kepada diri, istri, dan keluarganya saja--seperti yang dikatakan oleh pak Somad dengan bangganya. Ingatkah kita kasus hilful fudhul? Itu sifat mushlih Muhammad muda kepada masyarakatnya secara fisik.

Perusahaan Sinar Mas Penyebab Asap digugat Negara Rp 7 Triliun

Ilustrasi

Pekanbaru (RedaksiIndonesia) – Pemerintah tidak main-main dalam mengatasi asap akibat kebakaran hutan. Buktinya selain tindakan pemadaman asap, bantuan korban juga mengejar pemilik lahan yang diduga sengaja membakar lahan.

Salah satunya yakni PT Sinar Mas, sebuah perusahaan besar akan digugat negara hingga Rp 7 triliun. Direktur Asia Pulp and Paper (APP) Suhendra Wirandinata melalui Corporate Communication Sinar Mas, Emmy Kuswandari menyatakan tengah melakukan langkah-langkah hukum terkait gugatan perdata tersebut.

Pages