Revolusi Mental

Catatan Perjalanan ke Eropa & Revolusi Mental Orang Indonesia

 

Negara ibu kandung mafioso ini memang beda. Money changer tdk ada tarif, mereka tawar2an, dan kita bs di bantai. Sy mau tukar €.500 stlh sy bandingkan dgn teman di Jkt, bedanya Rp. 2 jt lbh rendah Italia. Hotel bintang 4 cm ngasi sarapan roti, telor rebus, kopi dab teh. Kotanya lbh kumuh dari lainnya. Dan ironisnya masuk Vatican lewat lorong bawah tanah bau pesing menyebar, sampah dimana2, dari mulai tangga sampai nyaris semua tempat.

Revolusi Mental Buat Penyerang Jokowi

Ilustrasi

Mas AHY, sudahkah revolusi mental semacam itu tercermin dalam dirimu dan keluargamu, dalam diri keluarga para penyerang Jokowi lainnya ??

Semoga penjelasan saya ini bisa membuatmu lebih paham soal revolusi mental Jokowi - sebelum kamu menggapai ambisimu (atau ambisi bapakmu ?) menjadi orang paling berkuasa di negeri ini.

Apa Kabar Revolusi Mental?

 

Tapi si penanya tidak berkaca. Bahwa ia selama ini hidup dibawah ketiak bapaknya. Yang memang kaya dan berpangkat dari sananya. Yang tidak pernah hidup susah bahkan sejak ia lahir di dunia. Yang tidak pernah tahu, bagaimana rasanya merangkak dari bawah. Dan tidak pernah merasakan bagaimana bangkit tanpa ada yang mendukungnya..

"Apa kabar Revolusi Mental ??"

Para Zombie Berseragam

Oleh : Denny Siregar

"Mas, apa bisa melatih kami lebih profesional? "

Dulu saya begitu bangga mendapat permintaan seperti itu dari sebuah dinas di pemerintahan. Saya membayangkan bahwa sebuah badan pemerintahan adalah mesin raksasa yang sangat bisa memberikan pengaruh bagi sekitarnya.

Maka saya pun bersungguh2 membangun sebuah stasiun radio dengan konsep pendidikan untuk semua. Saya merancang, melatih, membangun dan mengeluarkan semua apa yang saya punya, saya ketahui dan saya pelajari.

Atapers Menghilang,' Kereta Revolusi Mental' Datang

Oleh : Setiyo Bardono

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menyebutkan meski berjalan perlahan, program pemerintahan Jokowi melalui revolusi mental mampu mengubah pola pikir masyarakat Indonesia saat ini. Perubahan itu antara lain kebiasaan orang-orang menaiki atap kereta sudah mulai hilang.

Berita yang termuat di Kompas.com Jumat, 19 Februari 2016 dengan judul Hilangnya "Atapers" Disebut Puan Jadi Bukti Sukses Revolusi Mental itu menjadi perbicangan hangat oleh para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) di media sosial.

7 Polisi "Penakluk" Teroris Sarinah

Ilustrasi

Kita jangan ikut terperangkap dengan kecurigaan yang ditujukan para pengamat atau politikus yang menuduh BIN atau Kepolisian kecolongan dengan adanya teroris yang mengamuk di jalan MH Thamrin Sarinah Jakarta itu. TERORIS itu seperti MALING, datang tak di undang, begitu datang langsung membuat bencana, dan BIN atau Kepolisian di negara mana pun akan kesulitan untuk mengetahui secara pasti tujuan para teroris dalam menebar terornya itu.

Sidang Etika MKD Contoh yang Tidak Bermoral

 

Oleh: Olivia Armasi

Menyimak pengajian Maiyah Bang-bangwetan 28 November 2015 dengan tema “Reposisi Budi Pekerti” dengan salah satu pembicaranya Kiai Muzamil asal Madura. Ada hal yang sangat menarik yaitu Tingkatan Benar Salah, Baik Buruk, indah & tidak Indah. 

Menurut Hukum, Benar atau salah belum tentu bermoral

Hikmah Natal dan Revolusi Mental

 

Oleh: Mgr. Yustinus Harjosusanto MSF,

Uskup Tanjung Selo

Catatan lawas ini masih sangat relevan dengan kondisi kekinian di tanah air. Demikian pula bertepatan dengan tema Natal 2015 yang telah ditetapkan bersama oleh Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah.”

Pages