Ratna Sarumpaet

Harga Seorang Ahok

 

Jadi, jika didemo 7 juta, harus ditahan berapa lama? Tujuh, atau 70, tahun? Lama masa hukuman berdasar jumlah tekanan massa? Kenapa tak semua umat Islam, yang berjumlah sekitar turun ke jalan semua? Dari 207 juta yang beragama Islam, mongsok cuma 7 juta yang berdemo? Itu pun mesti ditanya lagi, ngitungnya gimana? Ada akuntan publik, di bawah sumpah, spesialis ngitung jumlah orang demo?

Menghilangnya Para Penggerak Tagar 2019 GP

Ilustrasi

Mereka ini terlihat terbiasa melakukan hal-hal yang tidak jujur, kotor, menodai demokrasi, culas, bahkan menghalalkan cara agar memenangkan Pilpres 2019. Jika memang kemudian para penggerak tagar GP benar-benar “ditarik” karena melakukan beberapa kesalahan, tim juru bicara yang ditunjuk secara resmi ternyata kapasitasnya tidak jauh lebih baik. Dari berbagai ajang diskusi baik di media elektronik maupun media sosial, terlihat tim kampanye Prabowo hanya sibuk menyerang petahana.

Apa Yang Kau Cari Atiqah

Ilustrasi

Atiqah yang baik,
Secara obyektif harus engkau akui, bahwa kelakuan Ibumu sangat luar biasa jahat. Bukan hanya pada kasus ini saja. Ibumu juga sering sekali melemparkan isu dan fitnah dengan nada frontal dan membabi-buta ke semua pihak. Saya tidak tahu, ada apa dengan Ibumu. Saya tidak mengerti, apa yang terjadi dengan hati Ibumu.

Hoax Sudah Menjadi Strategi Politik

 

Di era komunikasi digital ini, bagi politisi dan konsultan politik yg abaikan etika moral, Hoax sudah dianggap sebagai "part of the game" Atau "kind of political communication" yg tdk bisa dipisahkan dalam ajang perpolitikan saat ini, dimana pun.

Bagi para politisi dan konsultan politik, Hoax itu sdh bukan lagi soal informasi salah atau benar, tapi persoalan sejauh mana hoax itu bisa digunakan untuk menciptakan impact, lalu digunakan secara tepat.

Para Pedagang Gorengan, Alias Tukang Hoax

Ilustrasi

Ratna Sarumpaet dianiaya. Isunya mjd: yang menganiaya adl klp yg gerah dgn sepak terjang RS. Lalu hoax berkembang, pemerintah harus bertanggung jawab, rezim biadab menganiaya aktifis perempuan. Setelah terbukti penganiayaan itu hoax, maka hoax baru berkembang mjd RS adl orgnya kubu petahana yg disusupkan ke kubu oposisi.

Hoaks Ratna Sarumpaet, NU dan MU

 

Hoaks yg nyaris menjadi tsunami sosial dan berpotensi memecah belah bangsa dan negara adalah hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yg melibatkan begitu banyak jajaran orang yg harusnya bermoral. Sayang karena nafsunya mereka jadi berandal dan bebal.

Mengamati eksistensi NU dan MU, saya pribadi menilai kadang kurang " gesit " dalam membantu memadamkan isu yg sumbernya kadang malah melibatkan orang-orang dilingkarannya.

Adakah Sisi Kebaikan Ratna Sarumpaet Dkk?

Ini kejahatan berjamaah yang paling brutal yang dilakukan oleh sekelompok manusia tamak dan tuna nalar. Yang membuat saya tidak habis mengerti, mengapa hanya karena ambisi dan kekuasaan mereka dengan sadar menjelma menjadi Penjahat Kemanusiaan tanpa nurani. Padahal diantara mereka ada mantan jenderal, ada Profesor, ada dokter, ada ustadz, ada pemuka agama lainnya serta ada jurnalis.

Beda Konteks Antara Memaafkan Ahok Dan Prabowo CS

Ilustrasi

 Apalagi sebelum pak Makruf Amin mendukung pak Jokowi sbg cawapres pak Jokowi, pak Makruf Amin sbg ketua MUI memfatwakan bahwa muslim boleh mengucapkan selamat natal kpd umat kristen, tanpa peduli kaum pembenci pak Ahok tidak setuju dgn fatwa tsb. Jadi kalau Ahokers dukung pak Jokowi sbg teman pak Ahok nyapres tanpa mempersoalkan pak Makruf yg pernah menzalimi pak Ahok sbg cawapresnya, itu sudah pantas disebut Ahokers smart. Ga pantas disebut Ahokers ga punya prinsip.

Pages