Ratna Sarumpaet

Hoaks Ratna Sarumpaet, NU dan MU

 

Hoaks yg nyaris menjadi tsunami sosial dan berpotensi memecah belah bangsa dan negara adalah hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yg melibatkan begitu banyak jajaran orang yg harusnya bermoral. Sayang karena nafsunya mereka jadi berandal dan bebal.

Mengamati eksistensi NU dan MU, saya pribadi menilai kadang kurang " gesit " dalam membantu memadamkan isu yg sumbernya kadang malah melibatkan orang-orang dilingkarannya.

Adakah Sisi Kebaikan Ratna Sarumpaet Dkk?

Ini kejahatan berjamaah yang paling brutal yang dilakukan oleh sekelompok manusia tamak dan tuna nalar. Yang membuat saya tidak habis mengerti, mengapa hanya karena ambisi dan kekuasaan mereka dengan sadar menjelma menjadi Penjahat Kemanusiaan tanpa nurani. Padahal diantara mereka ada mantan jenderal, ada Profesor, ada dokter, ada ustadz, ada pemuka agama lainnya serta ada jurnalis.

Beda Konteks Antara Memaafkan Ahok Dan Prabowo CS

Ilustrasi

 Apalagi sebelum pak Makruf Amin mendukung pak Jokowi sbg cawapres pak Jokowi, pak Makruf Amin sbg ketua MUI memfatwakan bahwa muslim boleh mengucapkan selamat natal kpd umat kristen, tanpa peduli kaum pembenci pak Ahok tidak setuju dgn fatwa tsb. Jadi kalau Ahokers dukung pak Jokowi sbg teman pak Ahok nyapres tanpa mempersoalkan pak Makruf yg pernah menzalimi pak Ahok sbg cawapresnya, itu sudah pantas disebut Ahokers smart. Ga pantas disebut Ahokers ga punya prinsip.

Beda Hoax dan Janji Politik

 

Sedangkan,

Janji politik adalah harapan, keinginan, tekad, sasaran yg ingin dicapai seorang calon Pemimpin. Dalam realisasinya bisa seluruhnya tercapai bisa juga tidak.

Pemerintah berjanji ekonomi akan meroket 7%, tapi kenyataannya sekarang 5 %. Apakah pemerintah bohong? Tidak, target 7% adalah keinginan pemerintah.

Pemerintah bisa dikatakan bohong jika kenyataannya ekonomi 5 % tapi Pemerintah klaim 10%. Jika fundamental ekonomi kita buruk, tapi pemerintah mengatakan aman-aman saja, itu namanya bohong.

Waspada, Prabowo Tebarkan Kebencian Lewat Anak Muda Seperti Hanum Rais

Ilustrasi
"Saat ini saya bersama Bunda Ratna Sarumpaet, saya bisa merasakan, beliau buat saya adalah Cut Nyak Dien masa kini. Kartini masa kini adalah Bunda Ratna Sarumpaet dan mungkin Bunda Neno Warisman. Dan mudah-mudahan mengilhami ribuan Neno Warisman dan juga Ratna Sarumpaet di Indonesia. Salah satunya mudah-mudahan saya jadi bagian dari perjuangan ini ya, bunda," ucapnya sambil merangkul pundak Ratna.”
 

Pages