radikalisme

Khilafah Masih Jauh

Ilustrasi

Tapi saya cukup lega, melihat Prabowo masih berbaur dengan keluarga besarnya yang nasrani. Masih merayakan Natal bersama, masih mau mengucapkan Selamat Natal disaat para pendukungnya menganggap hal itu sebagai sesuatu yang haram. Itu bukti bahwa Prabowo punya toleransi. Jauh didasar hatinya mungkin dia masih punya rasa kasih, dan rasa cintanya kepada Pancasila tetap terjaga.

Apakah China Musuh Islam?

Ilustrasi

"Dengan begitu mereka akan berkarya, membangun peradaban yang lebih baik bagi umat manusia walaupun saya sendiri tidak hidup dengan bergelimang harta, setidaknya saya tidak menjadi bagian dari propaganda yang hanya menghasilkan buih-buih di tepi lautan. Jumlahnya banyak, tapi kualitas nol"

"Tapi bu, musuh Islam saat ini sangat nyata."

Aseng, Aseng, Aseng, Jangan Lagi Anti Aseng

Ilustrasi

Mereka yang sok mendukung dan membela Uighur ini sebenarnya juga mereka yang selama ini paling kencang teriak anti China dan sangat phobia dengan hantu komunis. Tapi karena kebetulan yang jadi obyek penderita adalah orang seiman, maka fakta bahwa suku Uighur adalah etnis China mereka abaikan. Terlebih penting, bisa mengarahkan isue ini untuk gorengan mendiskreditkan pemerintahan Jokowi. Pucuk dicinta ulam tiba. Goreng, goreeeeng, goreeeeng ....

Bayang-Bayang Radikalis, Organisasi Terlarang HTI & Teroris ISIS Dibalik Capres

 

Lihatlah pada kelompok mana radikalis-radikalis itu menitipkan agendanya. Jelas sekali, mereka berkumpul di salah satu poros yang ikut berlaga dalam kontestasi Pilpres tahun 2019. Sang Capres boleh berkilah dan mengatakan apapun untuk tidak mengakui kenyataan di depan mata. Tapi entah sadar atau tidak, dia tampil dengan menggendong kekuatan radikalis.

Mari Lawan Radikalisme Bersama Banser dan Ansor

 

Kasus Meiliana adalah contoh buruk yang masih kita ingat, dimana hanya karena ia meminta supaya toa dikecilkan, ia malah dihukum penjara 1,5 tahun lamanya karena dianggap "menyinggung" si mayoritas..

Barisan Pemuda Ansor dan Banser yang pertama menyuarakan kegelisahan ini. Mereka merasa bahwa situasi akan berjalan ke arah yang lebih buruk jika ini dibiarkan..

Lawan Intoleransi Di Group Whatsapp

Ilustrasi

Kebanyakan hoax, hate speech, dan selalu partisan. Saya menyebut mereka 'jihadisss'. Pakai 3 huruf S. Selalu Sangat Semprul !.

Ndak ngerti empan papan. Waktu, tempat dan situasi. Jihadisss memang tidak kenal waktu, tidak kenal malu, sekaligus tidak kenal logika dan pikiran. Nurut mereka ini jihad tegakkan agama, surga balasannya. Apalah arti teman dan saudara.

Jangan Golput

Ilustrasi
Kita butuh pemimpin yang benar-benar punya hati untuk membangun masyarakat yang damai dan sejahtera. Jadi pilihan Jokowi terhadap Kyai Ma'ruf Amin, dan bukan Mahfud MD, mungkin menimbulkan kekecewaan, tetapi kepentingan negara harus diletakkan di atas kekecewaan pribadi dan solidaritas dengan Pak Mahfud. Ada posisi lain yang juga strategis yang bisa diberikan untuk Pak Mahfud sesuai dengan kapasitasnya, ketika Jokowi terpilih sebagai Presiden. 
 

Pages