PT Freeport

Panik Soal Freeport

Padahal sejatinya, pengambil alihan 51 persen saham Freeport adalah goresan tinta emas dalam sejarah Indonesia. Salah urus hingga Freeport menjajah tanah Papua mulai dituntaskan. Yang harusnya disambut dengan bangga dan tepuk tangan meriah. Divestasi itu awal dari perjuangan anak bangsa mengelola tambang untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk para juru tadah, preman, broker dan penipu politik yang jadi maling untuk jadi konglomerat.

Finnaly Freeport dikuasai Indonesia

2) PT Inalum punya hutang?
Iya memang, tapi hutang tersebut kan untuk beli saham freeport jadi sifatnya menambah aset. Dari aset tersebut muncul recurring income, dari recurring income itulah untuk menutup hutang dan bunga yg muncul dari hutang untuk beli saham freeport. Sekali lagi APBN tidak terbebani dan negara menambah aset yg luar biasa besar yaitu 51% saham freeport yang tadinya hanya 9,3%.

Freeport dan Indosat

Indosat atau perusahaan telekomunikasi lainnya tidak memiliki frekuensi itu. Asset itu tetap milik negara yang kapan saja bisa pemerintah ambil alih apabila perusahaan telekomunikasi melanggar aturan. Sementara freeport Indonesia, berbeda. Konsesi yang diberikan kepada freeport adalah asset negara. Namun nilainya setiap tahun berkurang seiring dengan volume exploitasi tambang. Belum lagi kerusakan lingkungan yang diakibatkannya.

Menebak Penyuap Sudirman Said Rp 3,9 M

Ilustrasi

Oleh: Alif Anugrah

Kemarin KPK mengumumkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said sebagai penyelenggara negara yang mengembalikan gratifikasi senilai Rp 3,9 M. Gratifikasi menteri yang kini tengah berpolemik dengan Ketua DPR itu berupa perhiasan nan mewah bertahta berlian. Nilai berliannya sendiri mencapai Rp 2,6 M. Tentu ini upaya yang tidak main-main. Lantas pengusaha siapakah yang berani memberi barang sangat mewah tersebut?

Pages