Pondok Pesantren

Ponpes Unik Mbah Jad Di Nganjuk

Ilustrasi

Perbedaannya dengan di Kiai Munfasir Banten, di Mbah Jad santri diajari 12 disiplin ilmu secata lengkap, tauhid, fikih, tafsir, nahwu, shorof, mantiq, badi bayan maani, arud qawafi dst. Di Kiai Munfasir tidak selengkap itu.

Perbedaan lainnya di Kiai Munfasir sarat masuk menjadi santri, pola makan harian dan disiplin dzikir lebih ekstrim.

Santri Keluar Negeri Bersama Presiden

Ilustrasi

Ya terang aja pihak pondok sedikit kelabakan untuk mempersiapkan santri yang layak dikirim ke Ostrali, santri yang kudu bisa aktif berbahasa Inggris dan Arab, berprestasi dan punya leadhersip yang bagus. Untunglah Al Muayyad punya banyak stock santri-santriwati idaman, mengirimkan dua person-yang jelas bukan Dilan maupun Mbah Ketib Anom.

Nasehat Untuk Kang Santri yang Baru Lulus Aliyah

Ilustrasi

"Musykilahnya banyak mahasiswa indonesia di luar negeri yang maghruur saat pertama kali diajari syeikh di sana dengan bahasa Arab. Wah syeikh ini alim, bahasa arabnya hebat. Wah syeikh ini ahli aqidah, penjelasannya sangat mantab. Wah syeikh ini ahli ushul fiqh, keren. Padahal mahasiswa tersebut tidak punya keahlian dasar untuk menilai seseorang.

Jokowi "Anti Islam", Itu Politisasi Konyol

Ilustrasi

Karena Jokowi menilai semangat yang tertuang dalam pemikiran Kiai Syamsul Arifin dalam berdakwah untuk bangsa dan negara, hingga pemerintah memberikan penghargaan tinggi kepada almarhum Kiai As'ad Syamsul Arifin berupa gelar pahlawan nasional pada tahun 2016 yang lalu. Selain itu, keberagaman dan kemajemukan Indonesia yang sampai saat ini masih terjaga dengan baik juga tak lepas dari peran serta almarhum Kiai As'ad Syamsul Arifin bersama para ulama lainnya.

Restu

Ilustrasi

Lalu takdir pula yang mengantarkan saya pada jalan selanjutnya. Entah bagaimana, setelah lulus kelas enam dari Darul Iman, tahu-tahu saya dan orang tua dipanggil Abah. Kepada kami beliau menyampaikan petunjuk agar saya melanjutkan studi di ma’had Al-Amin Madura. Abah mengenal kyainya. Saya pun berangkat, kuliah S1 di sana. Berbarengan dengan ustadz Ola, dan ustadz Imi yang juga diberangkatkan Abah masa itu untuk masuk tingkat Aliyah. Sebuah episode baru dalam hidup saya.

Pages