Polri

Menimbang Pro Kontra Statemen Panglima TNI Soal 5.000 Senjata

Ilustrasi

"Ke siapa saja. Baik ekstrimis kanan atau ekstrimis kiri. Tapi realitanya pergolakan bersenjata diberbagai negara saat ini lebih banyak dilakukan oleh kelompok ekstrim kanan. Ketika jalur kekuatan politik mereka untuk merebut kekuasaan diputus, mereka akan menempuh jalan angkat senjata. Tak terkecuali bisa saja terjadi di Indonesia. Dimana Perppu Ormas sedikit banyak berpengaruh mereduksi jalur perjuangan politik mereka.

Proyek Pembenturan Institusi TNI-BIN-Polri

Ilustrasi

Pada Ahad (24/9) isu makin memanas karena beredar berita melalui WhatsApp group yang mengutip situs perang bintang.com. "Padahal di berita itu ada wawancara fiktif seolah-olah Kepala BIN diwawancarai padahal tidak pernah dan tidak jelas lokasi wawancaranya. Tujuannya jelas fitnah dan menyesatkan," kata Ridlwan.

Sejak 2010, Polisi Menjadi Target Serangan Teroris

Menurut Ridwan, serangan terhadap aparat pemerintah makin semarak ketika juru bicara ISIS Abu Muhammad al-Adnani mengeluarkan fatwa yang menyerukan serangan kepada kaum thoghut.

“Tentara thoghut itu mereka definisikan sebagai polisi. Maka serangan terhadap polisi makin masif karena didukung fatwa,” tuturnya.

45 Hari Rizieq Tinggalkan Indonesia, Habis Rp 350 Juta Hanya untuk Hotel

Ilustrasi

Tak lama berada di Saudi, media lokal kemudian memberitakan bahwa laki-laki yang pernah mendekam di penjara saat rezim Megawati dan SBY  itu kembali ke Arab Saudi. Nah akun Instagram DPP FPI tanggal 29 Mei mengunggah perbincangan antara Rizieq dengan beberapa orang termasuk Eggi Sujana di kamar pribadi yang mewah. Dari video itulah kemudian dilakukan analisa keberadaan penginapannya.

Polda Metro, Habib Rizieq dan Kisah Nasrudin Hoja

Bisa jadi karena Polda merasa pihaknya tidak cukup mendapat dukungan politik dari Pemerintah dalam menghadapi HR, seorang pemimpin Islam yang sangat berpengaruh, memiliki basis massa besar, dan jejaring dengan elit politik yang teramat luas. Tanpa ada kemauan politik (political will) yang sangat kuat dari Pemerintah, rasanya Polri tak akan mau sendirian bekerja menangani kasus-kasus yang sarat dengan politik dari seorang tokoh sekuat HR.

Seorang Jokowi

Masalahnya banyak lawan politiknya tidak melihat hukum sebagai panglima tapi masih hidup dalam culture politik sebelumnya dimana masalah apapun diselesaikan secara politik. Akibatnya terjadi transaksional dan pasti yang dikorbankan adalah rakyat. Karena bagi mereka jelas tujuannya bukan rakyat tapi kepenting pribadi dan golongan. Kalaupun Ormas di seret dalam aksi itupun masuk dalam political cost bagi mereka. Semua tidak ada yang gratis dalam aksi.

Habib Rizieq dan Jalan Rekonsiliasi Damai

Saya tentu tak ingin mengklaim sebagai satu2nya orang yg punya gagasan mediasi dan rekonsiliasi. Bahkan saya juga tak berhak mengklaim bhw apa yg diusulkan oleh HRS adlh sama dg ide saya. Bisa jadi beliau dan pimpinan2 FPI kini menyadari bahwa konflik terbuka sebagai strategi dan taktik yg selama ini digunakan oleh ormas Islam tsb kini sedang menghadapi perlawanan dr berbagai penjuru.

Gagal Faham Kenaikan Pajak Kendaraan 2-3 Kali Lipat, Padahal Pajak Tidak Naik

 
REDAKSIINDONESIA-Terbitnya Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2016 tentang perubahan tarif PNBP di lingkungan kepolisian tak ayal menimbulkan keresahan. 
 
Parahnya perubahan tarif ini dipahami keliru oleh masyarakat, mereka mengira mereka harus bayar pajak dua sampai tiga kali dari yang biasa mereka bayar setiap tahunnya. 
 

Pages