Politisi

Ramadhan Tak Menghalangi Beberapa Muslim Berperilaku Bar Bar

ilustrasi

Mirisnya para politisi brengsek, setelah kalah melakukan politisasi agama dengan jargon, "jangan pilih cagub, capres, caleg dari partai penista agama", yang memakan korban jutaan orang, mereka kehilangan akal sehat dan kewarasan, tapi setelah kalah para politisi drakula itu merapat kepada incumben yang secara faktual menurut berbagai lembaga survei menang di pilpres ini, dan membiarkan orang-orang sakit jiwa bergentayangan dimana-mana.

Mengembalikan Nama Ulama

ilustrasi

Akhirnya berkumpul ulama yg sebenarnya, mengambil kembali nama dan sebutan "ulama" yg sempat liar dipakai orang-orang bar-bar. 74 thn Indonesia merdeka, tdk pernah para ulama memakai istilah ijtima', mereka para wali, para kiayi, para sufi, para santri, tidak perlu embel-embel segala nama, karena mereka terjaga oleh prilaku dan akhlak mulia utk menjaga jalannya sebuah tatanan kemanusiaan yg digariskan. Bukan akal-akalan kebangsatan utk sebuah kekuasaan dgn jalan pemaksaan.

Logika Para Pendukung Capres

ilustrasi

Itulah kenapa sering saya katakan, memenangkan pemilihan presiden itu jauh lebih mudah daripada 'menyatukan' Indonesia.
.
Jika Anda pendukung fanatis capres tertentu, coba tanya hati nurani Anda, apakah anda rela dan ikhlas jika negara ini dipimpin oleh capres yang tidak anda pilih? Apakah Anda akan mengakuinya sebagai presiden Anda sampai 5 tahun mendatang? Apakah anda siap jika capres yang tidak Anda pilih meminta Anda untuk membantu negara ini?
.

Debat Cawapres

ilustrasi

Dan Kyai Ma'ruf Amin mempunyai kemampuan Leadership dan Management. “The key to successful leadership today is to influence not authority”.

Kunci sukses dalam memimpin saat ini adalah kemampuan mempengaruhi orang lain, mengarahkan keinginan, kemampuan dan seorang pemimpin yang sanggup berjuang dalam satu bidang atau sektor dengan menanggapi masalah-masalah yang terjadi.

Pages