politik

Pengikut Ganti Presiden Kotori Haul Habib Ali Di Solo

Ilustrasi

Kedelapan, perkataan Habib Luthfi Bin Yahya tersebut tertuju untuk orang yang berteriak tadi, tidak ada kaitannya dengan Sandiaga Uno, Sahibul Haul atau yang lain, tapi justru yang beredar tidak demikian, melainkan berisi finah dan hoax yang memutarbalikan fakta.

Bu Mega, Filosofi Diam Dan Gusti Ora Sare

Ilustrasi

Kaum Islamis, tokoh, politisi muslim ekstrem menuduh Bu Mega anti Islam. Tuduhan bodong. Mereka tidak tau, Bu Mega lah yang berani menolak perintah ekstradisi Abu Bakar Baasyir oleh G.Bush, Presiden AS. Coba beliau tak bernyali, ABB pasti hidup merana di extra security penjara, Guantanamo. Pun, Bu Mega pula yang bernyali menolak tangan politik Indonesia berdarah dalam koalisi busuk menghancurkan negeri Irak. "No, Mr.Presiden, Irak is Moslem country", tolaknya.

Dilema Kampanye 02

Pertanyaannya, apakah strategi retorik yg cenderung membawa dampak negatif, berupa kegaduhan dan terganggunya kohesivitas sosial serta instabilitas politik, akan mampu mengantar paslon 02 menjadi penghuni Istana pada 2019 nanti? Mengaca pada berbagai kisah sukses di AS dan Brazilia, para pendukung strategi ini akan mengiyakan.

Capres Jogetan

Sejauh ini tim Jokowi sudah melakukan "tes pasar" dengan membiarkan sang petahana menyebut Sontoloyo dan Genderuwo. Dan daya hantam nya ternyata cukup manjur. Dua kata itu dipakai khalayak medsos untuk menyebut pernyataan dan kelakuan kubu Prabowo yang aneh-aneh. 
Nampaknya jika tidak kepepet banget, tidak ada kata kunci lain yang dikeluarkan untuk mengkonter isu-isu pihak lawan.

Lucu, Masak Muslim Tidaknya Seseorang Diukur Dari Dukung Capres

Ilustrasi

Buktinya, meski TGB punya jejak nyata sebagai seorang ulama pun, sejak dia nempel Jokowi, maka seolah dia tak lagi diakui keulamaannya. Demikian pula KMA. Cek saja komen-komen di bawah berita-berita tentang KMA, mayoritas sudah semakin brutal, dan blas tidak lagi menghormati keulamaan KMA. Beda dengan bulan awal selepas pecawapresan dia, ketika orang-orang masih lumayan menjaga tata krama.

Bingungnya Punya Capres Prabowo

Ilustrasi

Repot juga sekarang pakai isu & jadikan agama sebagai alat politik. Tidak serupa saat Pilgub DKI. Mau lomba IQRA', Jokowi pasti mampu baca huruf hijaiyah. Mau baca al Fatihah, jelas 01 mampu. Mau jadi imam shalat, Jokowi terbukti bisa. Jangan ditanya lagi bila adu cawapres. Pokoknya, isu agama kali ini mesti ditaruh di gudang memori & hasrat. Bisa jadi bumerang & makan tuan.

Pages