politik

Debat Kusir Politik

Ilustrasi

Maka saya harus ekstra hati-hati kalau menjawab pertanyaan jamaah tukang debat kusir politik. Boleh jadi pertanyaan itu polos tanpa tendensi politis apapun, tapi bisa jadi memang dari awal sudah merupakan pertanyaan jebakan.

Lalu digoreng-goreng, diframing, diedit ulang dan dikutip sepotong-sepotong biar jadi seperti apa maunya si aktifis politik.

Mengaitkannya Kecelakaan JT 610 dengan Azab Politik adalah Sampah

Tapi, entah apa yang dipikirkan sebagian orang itu, justru musibah kecelakaan pesawat ini dikaitkan dengan situasi politik termutakhir yang panas, mulai dari Bendera hingga bencana alam yang datang di negeri ini mulai dari Lombok, Palu hingga perkara Banser dan rezim pemerintahan Jokowi.

Lihatlah, azab datang lagi. Mengapa tidak berhenti membenci islam?”

Politisi Sontoloyo

Simaklah cara bani sontoloyo ini berpidato, miskin esensi dan makna. Data dan fakta ? Sama sekali tidak penting. Senjata andalannya adalah retorika garing dan kosong. Aura yang ditampilkan ialah aura negatif yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan masyarakat. Indonesia akan bubar, sebagian besar rakyat indonesia kurang gizi, apbn bocor, elit politik indonesia maling semua (sambil mengelus-elus kucingnya) adalah contoh retorika murahan.

Bendera Hitam Adalah Bendera Perang, Bukan Bendera "Ummat".

2. Tulisan dalam bendera Rasulullah Saw

Hanya ada satu hadits yang menyatakan panji hitam Rasulullah Saw bertuliskan kalimat tauhid, yaitu hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan Al-Thabrani dalam kitab Al-Kabir, Abu Assyaikh dalam kitab Al-Akhlaq (153), dan Al-Haitsami dalam Majma' Az-Zawaid (5/321). yang berbunyi :

Gp Ansor Minta Maaf , Exit Strategy Yang Cerdas

Selain HTI, insiden pembakaran di Garut itu juga dimanfaatkan untuk menggoyang kredensial dan wibawa Ma’ruf Amin sebagai cawapres. Kubu lawan Jokowi yang kehabisan bahan bakar untuk membohongi rakyat lewat ikatan pete, mendapat peluang meraup dukungan dari Islam radikal. Apalagi Jawa Barat adalah lumbung suara terbesar setelah Jawa Timur. Basis Islam tradisional di propinsi ini tidak bakal menerima penjelasan apapun soal insiden pembakaran bendera. Namun mereka menerima pertobatan.

Pages