politik

Komite Khittoh 26

ilustrasi

Bagi Nahdliyyin sekarang ini bukanlah hanya kompetisi Paslon 01 dan 02 tapi merupakan perang ideologi antara NU yg sepenuhnya mencintai negeri ini dan faham2 haram yg berada di kubu seberang kami.
Jika sampai mereka menguasai negeri ini NU akan mereka habisi, setelah itu? Dengan mudah mereka menghancurkan negeri ini.
Siapa lagi jika bukan IM,HT dan sederetan Islam transnasional lain yg ramai2 berkoalisi.

Ulama Versi HTI, FPI, PKS dan 212 Diam Seribu Bahasa Soal Jumatan Prabowo

ilustrasi

Terlalu banyak fakta yang bisa membuktikan bahwa Prabowo muslim yang patut diragukan. Salah satu buktinya pernah meminta Yenni Wahid untuk jadi imam ketika akan sholat berjamaah, atau video membasuh kaki kiri duluan dibandingkan kaki kanan, video tak menjawab salam saat bertemu dengan Ustadz Abdullah Gymnastiar dan masih banyak yang lainnya.

Disamping itu, ormas, parpol bahkan tim kampanye diam seribu bahasa mengenai polemik sholat Jum'at Prabowo. Sudah selayaknya mereka mengajak, mendorong, menunjukkan bahwa Prabowo benar-benar seorang muslim.

Sosmed Menjawab Rasa Penasaran Politik

ilustrasi

Jokowi bikin apa saja. Prabowo gagal ke mana. Ada apa dengan kata kafir? Bahkan soal hoax-hoax yang makin gencar beredar, Mamak tetiba jadi melek politik dan urusan bernegara.

Harusnya saya mati kutu jika disuruh membahas soal politik dan tetek bengeknya. Kalau soal kue, okelah. Tapi di kenyataan, saya bisa menjawab semua pertanyaan Mamak dengan lancar jaya.

Antara Rocky Gerung Dan Ratna Sarumpaet

ilustrasi

Yang paling fenominil adalah kisah RS. Oplasnya yg epik heroik mengharu biru disaksikan seluruh rakyat Nusantara, menghadapi segenap sakit, lebam, komplikasi, dan cacimaki bagai kitab yg terkoyak menganga di tangan kanan, agaknya tidak sia2. Dia yang diperneedyoubadly sudah mulai menunjukkan getar2 rindu syahdu bagai dawai gitar bang Haji Roma... 

Jika sarapan saja butuh pengorbanan, apalagi cinta. Sungguh takkan bisa diraih tanpa pengorbanan dan rasa sakit...

Cebong, Kampret Dan Pekerja Sukarela

ilustrasi

Tak ada gestur, tak ada tatapan mata terpojok, tak ada tinggi rendah suara, dll.
Absennya ciri khas kemanusiaan di sebuah bahasa tulis memungkinkan hilangnya unsur emosional yang mengikat kelompok atau kerumunan yang menggunakan bahasa tutur. 
Padahal unsur inilah yang memunculkan garis tengah ttg menghargai orang lain dlm keberagaman fisik dan pikiran.

Ketika Mabuk Agama Membungkus Rapat Kebodohan

ilustrasi

Begitulah mereka. Mereka anggap hanya AGAMA saja (apa yg disampaikan kepada Rosul2 Allah) yg mereka mau terima dan ikuti. Apapun di luar itu, hasil akal budi (karya, budaya dan kretifitas manusia) mereka ingkari (kafiri) dan mereka lawan, karena kebodohan membuat mereka beranggapan bahwa itu bukan dari Allah...

Pages