PKI

Ketika HTI dan PKI Mau Dikawin Siri

 

Hasyim tidak sadar, begitu sensitifnya isu itu kepada ABRI, bgmn ngototnya segelintir jendral menyuruh kita nobar film G 30 S PKI, agar kejadian itu tak terulang lagi, atau ada pahlawan yg mau dipamerkan dalam film yg penuh misteri itu. Kenapa Hasyim berani menabrak isu kemanusiaan yg menggemparkan itu, apa dia keprucut ngomong, apa memang memancing anak cucunya keluar, keduanya sulit dinalarkan.

Perang Dagang Amerika VS China, Yang Heboh Orang Beriman Indonesia

Ilustrasi

Setelah penangkapan CEO Huawei ini, Amerika ngegas lagi dengan memunculkan isu muslim Uighur di paksa bekerja dalam camp kerja paksa oleh Cina, hal ini pasti akan di respone oleh PBB karena menyangkut pelanggaran HAM dan hasilnya akan banyak negara2 eropa yg membanned produk dari Cina, karena negara2 eropa yg tergabung dalam Uni eropa sudah sepakat akan menghentikan import dan export dari negara2 yg melakukan pelanggaran HAM.

Breaking News Soal PKI

Pertama, komunisme dikaitkan dengan ateisme. Hanya di "Endonesyah" komunis dianggap ateis. Padahal, banyak sekali ulama dan tokoh Muslim di Timur Tengah, Russia, Asia Tengah, dan Balkan dulu (dan kini) yang pro-Komunis. Di Yaman juga banyak ulama yang pro-komunis, termasuk sejumlah "habib" (tentang ini tunggu tulisanku di Deutsche Welle). Di Indonesia dulu juga ada tokoh-tokoh Muslim yang bergabung di komunis. Yang populer adalah Haji Misbach, seorang aktivis dan penceramah, yang dikenal dengan sebutan "Haji Merah".

Para Bekas Jendral, TNI Dan Isu PKI

Ilustrasi

Satu hal yang teramat sangat penting dilewatkan oleh pu blik ketika isu PKI dijadikan sebagai komoditas politik serta tawar-menawar kekuasaan adalah bahwa pernyataan para bekas jenderal tersebut termasuk Gatot Nurmantyo, penganjur nobar G30 S sebetulnya menelanjangi fungsi TNI sebagai alat pertahanan dan keamanan NKRI. Blow up isu PKI sebetulnya melecehkan dan merendahkan dan bahkan mengingkari profesionalitas TNI. Mengapa demikian ?

Pages