PKI

Bahasa Apocalipstik

Ilustrasi

Menunggu oposisi bisa makin baik kualitas serangannya, karena peran oposisi itu wajib ada dan sehat, memberi balance dan koreksi pada sistem. Padahal kalau dibilang: Indonesia 2030 terancam bubar karena perpecahan akibat politik identitas (seperti agama), saya malah bisa setengah percaya (dan merasakan ancamannya). Artinya memang ada isu-isu serius yang harus ada yang mengangkatnya, tapi sayangnya banyak gak keangkat oleh so called oposisi.

Novel Bamukmin dan Dusta MCA

Ilustrasi

"MCA Tidak Menyebar Hoax"
Itu kata pertama yang ingin saya klarifikasi. Jadi begini cung yang paling bereman sedunia ghaib, kalau MCA tidak menyebar hoax, lalu kenapa setiap kali saya melihat akun-akun MCA, PASTI ada postingan hoax entah tentang PKI, pemerintahan dan lain sebagainya. Ah, mungkin cung Novel sedang bergurau... mari kita tertawa bung ha...ha...ha

Penebar Hoax, Petarung Cengeng

Ilustrasi

Bos partai naik alphard berpendingin, wangi, nenteng hape mutakhir, lha kader-kader di bawahnya bingung bayar cicilan motor, mumet mikir harga beras dan rokok yang naik. Itupun belum mikir dana buat beli kuota untuk ber'jihad' menjadi cyber army sambil pisuh-pisuhan di medsos. Hahaha. Lha kalau sudah tercyduk, coba dicek, berapa sahabat yang mau menjenguk di bui. Boro-boro membantu, tanya nomor rekening buat membantu sewa pengacara saja nggak ada, kok.

PKS, Komunis Dalam Kemasan Agamis

Ilustrasi

Pemikiran ini terus berkembang hingga sekarang. Sama halnya juga dengan PKS yang merupakan perpanjangan tangan Ikhwanul Muslimin (IM) dari Mesir. PKS mengambil IM versi Said Hawwa faksi Qiyadah Syaikh.

Cita-cita gerakan komunis agar tercipta keadilan distributif ala sosialisme di seluruh negri, sementara cita-cita PKS juga ingin menciptakan keadilan distributif, tapi ala Islam.

Survey Buktikan Jokowi Bela Islam

Ilustrasi

Menurut Muhtadi, jika publik menganggap Jokowi memusuhi ulama, terlebih dianggap anti Islam, maka dukungan politik Jokowi sangat rendah.

Sementara itu terkait isu Partai Komunis Indonesia (PKI), sebanyak 57 persen warga menolak anggapan bawah Jokowi melindungi kelompok PKI. Hanya 7 persen yang menyatakan setuju dan 7 persen lainnya menjawab sangat tidal setuju tentang pandangan itu.

Pages