pilpres

Make Indonesia Hate Again

Ilustrasi

Teknik kampanye menyebar ketakutan dengan jargon sembako mahal dan sebagainya sangat massif dilakukan kubu Prabowo. Persis seperti dilakukan Donald Trump ketika kampanye. Masifnya gerakan menyebarkan ketakutan dan keresahan ini akan mengendap di kalangan masyarakat bawah yang gampang di bodohi-bodohi,yang rakus menunggu “serangan fajar”, hingga tidak pilih Jokowi.

Jokowi Itu Petruk Is New Hope

Ilustrasi

Tapi, begitu ia mendapat mandat, eng ing eng, semua dihajarnya. Para ndoro yang dulu main perintah, sekarang diperintahnya... Kemapanan para ndoro diobrak-abriknya, dijungkirbalikkannya. Tindakan Petruk yang mengobrak-abrik kemapanan para mafia ini membuat resah raja-raja pem-backing-nya. Sampai-sampai Junggring Saloka pun terimbas. Kawah Candradimuka mendidih perlambang adanya “ontran-ontran” yang membahayakan kekuasaan para dewa.

Relevansi Debat Versi Bahasa Asing Dalam Pilpres

Ilustrasi

Lima tahun berjalan, dan diujung pencapresan sebenarnya mereka tau capresnya gak laku dijual, bayangkan 3 kali gagal, ibarat murid 3 kali tinggal kelas, pastilah selain bodoh, sekaligus bebal, tak tau diri, dan tak tau malu, muka tebal mah biasa, tapi kalau isi kepala yang kental apa yang diharapkan bisa mereka kerjakan, selain bicara dan gaya-gayaan.

Tuduhan Korupsi Erik Tohir Bukti Kepanikan Kubu Prabowo

Ilustrasi
Polisi memastikan tidak ada keterlibatan Erick Thohir selaku Ketua KOI dalam kasus tersebut.Erick tidak memiliki tanggung jawab dalam proses lelang karnaval, yang merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi Asian Games tersebut. Dalam hal ini, KOI merupakan panitia penyelenggaraan kegiatan tersebut. Erick Thohir kan hanya Ketua KOI, tapi terhadap pekerjaan sosialisasi Asian Games ini ada panitia tersendiri.

Ini Bayaran Jadi Pendukung Jokowi

Ilustrasi
Jadi kalau anda berfikir; "Saya mendukung dapat bayaran berapa?", itu hanya pemikiran orang bodoh di zaman kolonial yang sudah usang. Saya mendukung bukan untuk bayaran, tapi utk masa depan bangsa dan negara yang saya cintai.
 
Coba kalau saya balik tanya. "Dibayar berapa dan dapat apa aja kalian menghina Jokowi?", "Dapat hadiah apa para kampret yg taunya hanya menghujat dan mengedit foto utk mendiskreditkan Jokowi?".

Tagar, Makar dan Khilafanisasi Indonesia

Ilustrasi

a) Ketidak puasan dia/kelompoknya terhadap pemerintahan saat itu. Mereka tidak puas bukan karena tidak merasakan dampat positif pembangunan, akan tetapi mereka tidak puas karena tidak adanya Imamah dan tidak diterapkannya Syariat Islam di Indonesia;
b)Kerusakan moral yang terjadi di Indonesia yang adalah negara berpenduduk muslim mayoritas;

Pages