pilpres

Soal Infrrastruktur Jadi Materi Debat Kedua, Bakal Bikin Prabowo Kelojotan

Itulah pentingnya infrastruktur dan lagi yang banyak berkoar-koar tentang infrastruktur itu adalah orang Jawa. Lihatlah masyarakat luar Jawa, mereka menyambut gegap gempita adanya kemajuan di wilayah mereka. Efek perbaikan infrastruktur itu kemana-mana bukan sekedar kemudahan bepergian. Infrastruktur itu tonggak bagi distribusi, pengendali harga, ketepatan waktu, psikologis masyarakat dan lain sebagainya. Apa yang mau dipersoalkan lagi? Soal hutang?

Kalau Indonesia Hancur, Siapa Senang?

 

Dalam sebuah acara televisi di AS, pernah ditayangkan wawancara dengan Allan Nairn. Tentang bagaimana AS menciptakan ISIS, dan berbagai bentuk proxy war, untuk menghancurkan Suriah, Libya, dan Indonesia di jaman Jokowi.

Allan Nairn menyatakan AS akan berusaha menggulingkan pemerintahan RI, karena tak melayani kepentingan Amerika. Salah satunya Freeport, di mana Carl Ichan, boss Freeport adalah penasihat ekonomi Trump, teman baik Zon dan Setnov waktu itu.

Rocky Gerung, Kembang dan Bowoisme

ilustrasi

Dengan demikian, bagi saya, kalau setia pada konsep perjuangannya, Rocky seharusnya tidak membedakan Prabowo dan Jokowi, atau berlindung di balik argumen bahwa seorang akademisi harus selalu mengkritik kekuasaan—hal terakhir ini bukanlah sebuah posisi epistemologis, tetapi sebenarnya lebih berhubungan dengan sebuah gejala psikologis yang sering melanda mantan aktivis mahasiswa, yaitu arrested development syndrome.

Dialog Pendukung 01 Dan 02

ilustrasi

Sang supir terdiam dg menahan napas, lalu dg lirih dia jawab
Sp : Ya sy kan org awam bu, suka denger pengajian, juga baca dikit2 di Sosmed. Juga kita liat kan 212 aja segitu banyak orgnya, sy juga sekali ikutan bu. Ya itu aja sih bu
Sy : Lah bapak liat di jaman Jokowi ada kemajuan ga? 
Sp : Iya hrs diakui ada bu. Tp gmn dg sikap dia ma ulama bu? 
Kan banyak kriminalisasi ulama bu? 
Sy : Ulama mana yg dikriminalisasi pak? Coba kasih contoh

NU Dan Politik

ilustrasi

Ini pentingnya berpolitik. Saya bersyukur di era Jokowi Menteri Agama dari NU. Kerjanya juga apik. Kalau ada kekurangannya ya wajar, wong ini kerja kelembagaan juga. Melibatkan struktur. Di era Pak Lukman, setahu saya, izin pendirian Ma'had Aly dipermudah. Lancar. Sebab pejabatnya juga tahu jerohan pesantren. Perintisan Ma'had Aly saya kira tidak akan bisa berjalan lancar manakala pejabatnya di luar jejaring pesantren. Kalaupun ada beberapa pesantren yang menolak bantuan pemerintah, juga tidak apa-apa.

Pages