pilpres

PKS Gurem 2019 Tinggal Tunggu Waktu

Ilustrasi
3. Jadi kasus korupsi itu unzur penunjang, bukan utama. Walau secara fakta PKS menghasilkan koruptor tidak sebanyak PDIP misalnya, namun yang membikin "bobotnya" besar adalah karena PKS mengklaim sebagai partai dakwah dan partai Islam. Hal ini beda jika suatu partai yang tidak membawa-bawa istilah suci dakwah dan nama luhur Islam, apalagi mengklaim partai Allah. 
 

Lirik Lagu #2019Ganti**esiden Sarat Fitnah

Ilustrasi

Nah kalau lagu #2019 ganti presiden yang dinyanyikan barisan sakit hati, karena kran-kran uangnya tersumbat, Mardani Sera, Amin Rais, Neno Warisman, Haikal Hasan, Ahmad Dani, dan badut lainnya sangat menjijikan. Mereka menyakah gunakan musik, seni yang penuh keindahan menjadi media luapan kebencian dan provokasi.

Ibnu Muljam Ala Indonesia

Ilustrasi

Ditingkat masyarakat, intoleransi ala ibnu Muljam mudah kita temui bahkan dikehidupan sehari-hari. Baik dilingkungan pergaulan maupun di media social. Dan rata-rata para Ibnu Muljam ala Indonesia itu dapat diasosiasikan ke kelompok-kelompok tertentu.  Menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, mereka mulai mengelompok dan merapat pada capres non petahana. Sejak awal mereka melawan dengan menggunakan tagar. Mengapa mereka dapat diidentifikasikan dengan merapat ke lawan petahana?

The Next Spin For 2019

Ilustrasi

Tagline anti hoax sekarang diterima oleh seluruh kalangan, bahkan oleh kalangan yang nyaman dengan hoax politik dan diuntungkan dengan nya, sekarang mengakui juga anti hoax 

Mungkin Hoax untuk politik akan menurun ditataran public, dan hanya akan dipakai oleh produsennya untuk menjaga pemilih nya di lingkungan tertutup seperti group wa, group keluarga dan semacamnya.

11 Ijtihadku Memilih #2019TetapJokowi

Ilustrasi

Kedua, Jokowi itu manusiawi. Jokowi tidak angker dan bukan sosok pemarah. Dia bukan tipe pemimpin yang asal sikat jika sedang merencanakan sebuah rencana kerja. Bila dia ingin merelokasi pedagang kaki lima, dia akan ajak mereka bicara. Dia siapkan alternatif-alternatif lahan penghidupan bagi mereka. Jokowi tahu, semua manusia sekecil apapun harus dimanusiakan, bukan diperlakukan dengan akal-akalan dan semena-mena. Kita sudah lama menyaksikan pemimpin arogan yang langsung kirim preman atau 

Menuju Agustus : Jokowi 65%

Ilustrasi

Tapi Gatot Nurmantyo juga belum menemukan jalan menuju panggung. Dia masih terhalang para pedagang cendol yang memadati lingkar pinggir arena. Gatot memandang ke kejauhan, berharap ada orang di atas sana yang mengenali kehadirannya. Modal 2 trilyun rupanya tak bikin mereka silau. Mantan panglima itu mulai putus asa. Apalagi mendapati Jokowi memreteli barisan, yang sekian tahun dibangun untuk meletup di hari terjanji.

Anomali Cebong Kampret

Ilustrasi

3.BAHAYA
Kontroversi pengumpulan KTP dan Babo yang dikecam bagi saya adalah anomali di kubu kecebong menghadapi gebrakan PKS lewat 2019gantipresiden. Ada keresahan yang memuncak memastikan Jokowi terpilih lagi namun tidak tahu bagaimana caranya.

Penggalangan massa yang dipaksakan akan kontra-produktif untuk meraih massa mengambang yang harusnya menjadi focus kecebong untuk memastikan Jokowi terpilih kembali.

Pages