pilpres

Gerak Cak Imin Jadi Cawapres Jokowi

Ilustrasi

Apalagi peran Cak Imin memang besar saat 2014 lalu. Tanpa beliau dan alm. kyai Hasyim Muzadi, Jokowi mungkin kalah di Jatim akibat isu yang disebar oleh tabloid Obor Rakyat yang masif. Ada 10 dari 38 kabupaten/kota dimana Jokowi kalah di Jatim. Apalagi jika Gus Ipul-Puti (yang didukung PKB-PDIP) menang.

Hati-Hati, 2018-2019 Banyak Orang Pura-Pura Gila

Ilustrasi

Mereka (wong2 gendeng) memang sudah mulai "panik" dengan semakin GENDENG dan nekatnya mereka untuk memenuhi target politiknya yang memang punyai "deadline" tahun 2020 sudah tercanangkan negeri impian mereka. (Kyai Aqil Siradj sudah jauh-jauh hari mengingatkan hal ini). Wallahu'alam bishaawab..

Catatan Untuk Kecebong

Ilustrasi

Pembunuhan karakter ini juga akan diiringi nama-nama alternatif baru yang seolah-olah "lebih baik" dari Prabowo. Perkara maju lewat jalur politik (partai mana) adalah urusan belakangan. Yang penting figurnya bisa di jual dulu dan akan berujung pada transaksi klasik, yakni "Adakah yang berminat jadi bandar?" Pada akhirnya tetap pada tentang "Siapa Memanfaatkan Siapa".

Terima Kasih untuk Para Cukong Penyedia Mahar Pilkada

 

Semua hal itu tidak kasad mata, tidak terlihat. Publik hanya bisa melihat apa yg tampak di permukaan. Apalagi tentang keberadaan "Mahar politik" itu benar benar sulit dibuktikan. Juga tidak akan diakui oleh pelaku pelakunya. Tapi berdasar korban, terutama yg gagal, mereka membenarkan adanya "mahar" tersebut. Uang puluhan hingga ratusan milyar itu bukan selalu dari pribadi uang calon, tapi biasanya yg menyediakan dana untuk mahar politik tersebut adalah cukong atau bohir yg berkepentingan langsung dg kebijakan sang pejabat nantinya.

Peta Konflik Pemikiran Menjelang Pilpres 2019

Ilustrasi

Ada konflik pemikiran global yang belum pernah dituntaskan, yakni pemikiran modernis vs konservatif itu. Atau bila dipertajam lagi menjadi konflik pemikiran moderat vs radikalis. Banyak orang yang tidak sadar bahwa pilihan politiknya selama ini lebih dipengaruhi oleh latar belakang pemikirannya yang berada di posisi kedua hal itu (modernis atau konservatif) hingga ia menjadi moderat atau radikal.

Masih Mau Pilih Prabowo Jadi Presiden?

Ilustrasi

Mereka masing-masing divonis 20 bulan penjara dan dipecat dari korps TNI. Sedangkan 6 prajurit lainnya, Kapten InfantriDadang Hendra Yuda, Kapten Infantri Djaka Budi Utama, Kapten Infantri Fauka Noor Farid, hanya dihukum penjara 1 tahun 4 bulan, namun tidak dikenai sanksi pemecatan.

Bedah Pernyataan Eep Saefullah Dan Azrumardi Azra

Ilustrasi

Disisi lain adalah seorang cendekiawan Muslim bernama Azyumardi Azra. Dia mengimbau kepada setiap umat Muslim agar menjaga kesucian masjid. "Jangan masjid itu digunakan sebagai tempat mobilisasi politik partisan, politik kekuasaan, politik pilkada. Saya kira tak pada tempatnya itu. Saya kira itu menodai kesucian masjid.” Dia juga memperingatkan bahwa jika kampanye politik menggunakan agama terus berkelanjutan, Indonesia terancam mengalami nasib yang sama seperti negara-negara di Timur Tengah.

Prediksi PSI Di Pemilu 2019

Ilustrasi

Mereka terperangah dan terpesona ketika menyaksikan ternyata dan terbukti ADA politisi yang lurus dan jujur. Bukan penganut faham Take and Give seperti yang selalu dicanangkan sobat kita Mas **** (sensor) sebagai hal yang lazim di politik untuk meyakinkan bahwa Jokowi itu masih terlalu hijau untuk jadi Presiden RI.

Pages