pilgub dki

Poor General

Ilustrasi

PKS dan PAN sudah memiliki agenda tersendiri untuk pilpres 2019 nanti. Mereka tidak lagi sebagai "Yes Boss" tapi mulai menunjukan jatidiri kelompoknya. Apalagi Saat mantan Panglima TNI agak sedikit merapat kekubu mereka, itu seolah amunisi baru untuk mereka. Disisi lain PS pun seperti mendapat saingan. Disinilah awalnya kegamangan PS. Terlebih saat GN dengan percaya diri mengajukan diri sebagai capres bahkan menawarkan diri ke Partai Gerindra.

Ahok, Kenapa Kau dulu Ada

 

Sekarang kita menganga melihat Gubernur penggantinya yg terus salah gaya, dan tak bisa kerja, kelihatan banget mau bagi-bagi duitnya, membetulkan kolam saja begitu mahalnya, dana hibah salah alamat, mengangkat pembantu melebihi menteri negara, gajinya besar tak berdasar, sayang uang KJP dipenggal dagingpun sulit dibeli untuk menambah gizi anak-anak negeri karena subsidi dialihkan kepada tim untuk balas budi.

Mental Pecundang (Tanggapan Analisis Harsubeno Arif)

Ilustrasi

"PLAYING VICTIM"
Jadi sangat disayangkan Hersu menulis artikel yang terkesan "playing victim" yang mencoba memposisikan Anis dan Sandi adalah pihak yang teraniaya dan akan terus menerus di ganjal. Komentar dia ini nampaknya paralel dengan PKS yang menyalahkan Djarot jika program DP rumah nol persen gagal dilaksanakan.

Surat Terbuka untuk Anies

Ilustrasi

Seperti halnya saya dulu memilih Prabowo ketika Pilpres - meski ternyata Jokowi yang terpilih - saya akhirnya tetap mendukung presiden yang terpilih secara sah dan konstitusional. Dan ternyata Jokowi mampu menunjukkan integritas, kualitas kepemimpinan dan kinerjanya. Tak ada alasan bagi saya untuk tak mendukungnya, bahkan kelak saat pilpres 2019.

Di Bawah Bayang-Bayang Ahok

Ilustrasi

Belum lagi pengamatan kritis dari para pendukung Ahok. Apapun yang dilakukan Anies pasti discrutinized habis2an. Sangkaan korupsi akan menghantui setiap geraknya. Berbagai macam tuduhan siap menerkam dalam setiap pengambilan keputusannya. Bila sampai ada standard yang menurun dari masa2 Ahok, siap2lah mendapat bullyan bertubi2. Bahkan tidak menutup kemungkinan munculnya hoax untuk mendiskreditkan pencapaian Anies.

Pages