Petahana

Definisi Orang Hebat dan Tidak

ilustrasi

Tapi namanya juga orang pilihan Tuhan, pastinya beneran hebat. Dia ternyata seorang fast learner. Dengan cepat dia mampu mengubah diri tanpa meninggalkan karakter dasarnya. Dia tetap sederhana, baik itu cara bicara dan cara berpakaiannya. Bedanya ucapannya sekarang jauh lebih tegas dan mengandung magis. Kita seperti tersihir mendengar setiap ucapannya. 

Kegagalan Prabowo Runtuhkan Petahana

Ilustrasi

Mereka kerap memainkan isu-isu receh yang susah difahami masyarakat, melandaskan fitnah, berorientasi membangun kebencian dan sejenisnya. Lihat saja orang-orang yang berada di tim BPN Prabowo bila diundang ke televise, argumentasi yang disampaikan selalu hanya asumtif. Akibatnya kubu pengamat yang sejatinya netral ikut mempertanyakan pernyataan tim BPN yang hadir. Belum lagi mereka didukung oleh pemuka agama yang tidak bijak. Makin hancurlah upaya-upaya yang mereka bangun.

Pilihlah Orang Kecil

Ilustrasi
Aset sumber daya alam dijuali. Gunung emas di Papua kok dikasih ke Amerika sebagai kompensasi atas bantuannya menggulingkan Sang Founder negeri. Tega ya? Banget. Merupa Rahwana bermuka sepuluh, bisa bermuka lembut ramah manis di muka  rakyat, di sisi lain berdarah dingin membunuh mereka yang tak sepakat apalagi yang berani mengumpat.  Negara ini runtuh di akhir masa jabatannya yang dipaksa demo mahasiswa. Bener-bener ambruk. Inflasi 1998 mencapai 600%. Bayangin nilai dollar dari 2800 jatuh hingga nembus 16800.

11 Ijtihadku Memilih #2019TetapJokowi

Ilustrasi

Kedua, Jokowi itu manusiawi. Jokowi tidak angker dan bukan sosok pemarah. Dia bukan tipe pemimpin yang asal sikat jika sedang merencanakan sebuah rencana kerja. Bila dia ingin merelokasi pedagang kaki lima, dia akan ajak mereka bicara. Dia siapkan alternatif-alternatif lahan penghidupan bagi mereka. Jokowi tahu, semua manusia sekecil apapun harus dimanusiakan, bukan diperlakukan dengan akal-akalan dan semena-mena. Kita sudah lama menyaksikan pemimpin arogan yang langsung kirim preman atau 

Peta Konflik Pemikiran Menjelang Pilpres 2019

Ilustrasi

Ada konflik pemikiran global yang belum pernah dituntaskan, yakni pemikiran modernis vs konservatif itu. Atau bila dipertajam lagi menjadi konflik pemikiran moderat vs radikalis. Banyak orang yang tidak sadar bahwa pilihan politiknya selama ini lebih dipengaruhi oleh latar belakang pemikirannya yang berada di posisi kedua hal itu (modernis atau konservatif) hingga ia menjadi moderat atau radikal.

Pages