Petahana

11 Ijtihadku Memilih #2019TetapJokowi

Ilustrasi

Kedua, Jokowi itu manusiawi. Jokowi tidak angker dan bukan sosok pemarah. Dia bukan tipe pemimpin yang asal sikat jika sedang merencanakan sebuah rencana kerja. Bila dia ingin merelokasi pedagang kaki lima, dia akan ajak mereka bicara. Dia siapkan alternatif-alternatif lahan penghidupan bagi mereka. Jokowi tahu, semua manusia sekecil apapun harus dimanusiakan, bukan diperlakukan dengan akal-akalan dan semena-mena. Kita sudah lama menyaksikan pemimpin arogan yang langsung kirim preman atau 

Peta Konflik Pemikiran Menjelang Pilpres 2019

Ilustrasi

Ada konflik pemikiran global yang belum pernah dituntaskan, yakni pemikiran modernis vs konservatif itu. Atau bila dipertajam lagi menjadi konflik pemikiran moderat vs radikalis. Banyak orang yang tidak sadar bahwa pilihan politiknya selama ini lebih dipengaruhi oleh latar belakang pemikirannya yang berada di posisi kedua hal itu (modernis atau konservatif) hingga ia menjadi moderat atau radikal.

Pilkada dan Kezaliman di Balik Topeng Kesalehan

Meski demikian, aku menyaksikan hal yang berbeda. Linimasa di jagat sosmed menampilkan wajah tak ramah. Perbedaan masih saja disikapi dengan marah-marah dan puncaknya kerap kali menuding pendukung petahana sebagai kaum munafik yang diharamkan menshalatkan jenazahnya.

Aku memilih bersuara demi Ibukota tercinta, Ibukota yang gagah menjadi sculpture Indonesia Raya. Maka dalam konteks Indonesia yang bukan negara agama, penjelasanku berikutnya semoga dapat membuka mata hati kita semua.

Pages