Pesawat

Terminal 3 Bandara Soetta Miliki Hotel Futuristik

Ilustrasi

Ada dua ruangan besar dimana kapsul-kapsul itu berjejeran, ditumpuk dua. Saya sebenarnya nggak nyaman dengan ruangan sempit, meski bukan claustrophobia, tapi ruangannya tidak sesempit yang saya kira. Standar kasur ukuran 90 atau 100, dengan TV plus headphone di dalam. Kita dikasih handuk, sikat gigi, sabun dan air mineral, dan ada loker untuk menyimpan tas ukuran kabin.

Logika Dangkal Habiburrohman Soal Mudik Seperti Neraka

Ilustrasi

2. Apa betul jalur Tol Merak - Pelabuhan Merak macet? Kalau di berita sih, menunjukkan sebaliknya, akan lebih baik juga dibuktikan dengan rekaman video pantauan mudik dari udara, entah dengan drone entah helikopter, khususnya pada waktu yang disebut oleh sang sopir - lalu dikonfrontir buktinya dengan kesaksian sopir, cuma omongan atau lengkap dengan video, kesaksian warga sekitar, para pemudik lain, dan seterusnya.

Lagi, Presiden Jokowi Tunjukkan Adab Pada Pejuang

Ilustrasi

Presiden ingin menunjukkan, bangsa ini dibangun BUKAN UNTUK BUBAR.

Bangsa ini akan terus melangkah maju dan sejahtera, di bawah pemimpin yang percaya diri dan optimistik. Di bawah pemimpin yang terus bergeming terhadap fitnah merajalela

Sembari tak akan melupakan jasa para pendahulu dan pinisepuh dalam perjuangan kemerdekaan RI

Yang Ditakuti Amerika

Ilustrasi

Nah, gara-gara hal-hal yang ditakuti AS diatas, kini isu komunis dihidupkan lagi sebagai propaganda agar tidak ada negara yang mau bermitra dengan China. Tak terkecuali Indonesia yang dihantam propaganda paket komplit. Mungkin hanya kita satu-satunya negara didunia yang terancam bahaya laten Komunis komplit pake Syiah! Mungkin dikhawatirkan kita mampu memiliki Pesawat Siluman sekaligus Satelitnya jika berkawan dengan China dan Iran.

Anak Presiden Jaman Now

Ilustrasi

Sepertinya tidak ada yg perhatian kalau ada anak presiden disitu. Beberapa penumpang yg ada di dekatnyapun tidak ada yg menggubris karena tidak pernah menyangka ada anak presiden di tengah mereka. Mas Gibranpun sepertinya tidak ingin banyak diketahui orang. Kebetulan saja mas Gibran berdiri di sebelah saya di dalam bis, sehingga saya mengenalinya dan bisa foto dia, walau mungkin dia tdk ingin difoto. Saya tanya "Kenapa Sendirian Mas", dia Jawab "iya biasa sendiri pak".

Pages