Pemilu

Pengalaman Mengurus Formulir A-5 agar Bisa Nyoblos, Gampang Kok!

 

Setelah bisa mengakses, isi kolom yang ada, provinsi, kabupaten, kemudian isi nomor NIK KTP. Jangan lupa ketik nama sesuai KTP, kecuali situ gak punya nama mah bebas. Pastikan ketik namamu sendiri, jangan nama tetanggamu. Apalagi nama jodohmu yang belum lahir.

Lalu klik "cari pemilih" bukan "cari jodoh" ya mblo. Setelah ketemu, print sabagai bukti. Jangan lupa fotokopi KTP dan KK, lalu pergi ke KPU. Jangan lupa bawa ongkos, siapa tahu letaknya jauh. Bawa bekal juga boleh.

Cebong, Kampret Dan Pekerja Sukarela

ilustrasi

Tak ada gestur, tak ada tatapan mata terpojok, tak ada tinggi rendah suara, dll.
Absennya ciri khas kemanusiaan di sebuah bahasa tulis memungkinkan hilangnya unsur emosional yang mengikat kelompok atau kerumunan yang menggunakan bahasa tutur. 
Padahal unsur inilah yang memunculkan garis tengah ttg menghargai orang lain dlm keberagaman fisik dan pikiran.

Awas, Pemilu Dianggap Ajang Perang

ilustrasi

Saat ini Jokowi adalah ancaman bagi Barat sbgmn halnya Soekarno dulu. Ingat bagaimana Freeport dan Cevron direbut pemerintah yg sejak zaman Orde Baru mrk berjaya. Kejayaan yg juga tidak bisa mrk lakukan di zaman Soekarno hingga Barat berhasil menciptakan rakayasa G30S PKI demi menjatuhkan Soekarno. Yg sejak itu mulailah Era pembagian kekayaan alam negeri ini ke tangan Barat sbg imbalan jatuhnya kekuasaan Soekarno ke tangan pemerintahan Orde Baru.

Golput

ilustrasi

Baru setelah zaman Jokowi dan Ahok saya memilih. Kenapa?

Sebagai orang yang bermukim lama di luar negeri, saya paham sepaham-pahamnya apa yang disebut sebagai good governance. Yang sederhananya memanusiakan warganegara. Pemimpin adalah pelayan masyarakat dan membuat sistem untuk mensejahterakan masyarakat.

Memilih Dan Berpihak

ilustrasi

Argentina, Chile, Brazil dll membutuhkan beberapa dekade untuk mengungkap kebenaran, memulihkan korban dan memenjarakan penjahat kemanusiaan. Mereka perlu menunggu pergantian rejim berkali-kali untuk merealisasikan mimpi membenamkan impunitas dan mengekalkan memori. Yang dibutuhkan, kesabaran, keuletan, kegigihan, dan untuk terus berjuang. Bukankah “the struggle we lose is the struggle we abandon!”, demikian kata kawan kami Patricia Isasa dari Argentina berbagi resep.

Prabowo Akan Mundur Jika

ilustrasi

Level lebih tinggi bukan lagi orang-orang bodoh. Bahkan memiliki latar belakang status sosial ekonomi yang lumayan. Tapi beberapa dari mereka ada yang sedang mengalami "Pubertas Agama". Ada yang sedang kebelet Surga hingga mampu mau merogoh kocek sebesar Rp.5 juta untuk kepentingan politik yang dibungkus Agama. Ada juga yang kebelet popoularitas dengan cara memberikan ceramah yang provokatif untuk mendongkrak namanya. Kebanyakan juga pemuka Agama anyaran yang baru mengalami "Pubertas".

G O L P U T

ilustrasi

Aku sih orangnya simple dan gak beperan. 
Tujuan hidup jelas ada. 
Tujuanku pas tanggal 17 April 2019 pun ada. 
Ya ke TPS lah. 
Pemilu bagiku bukan lagi soal HAK dan KEWAJIBAN. 
Tapi itu adalah kebutuhan. 
Aku butuh pemimpin yang menurutku bisa kupercaya untuk memenuhi hakku sebagai rakyat, sebagai warga negara di Republik ini.

Pages