Pelaku

Agama Dan Kekerasan

ilustrasi

Pelakunya muslim ( dua pria ) korbannya non muslim ( perempuan calon pendeta ).
Komentarnya : saya tidak percaya temuan polisi bahwa motifnya dendam asmara, pasti ada motif lain karena pelaku adalah seorang muslim dan korban adalah calon pendeta, bisa jadi dendamnya karena korban adalah pendakwah injil dan pelaku tidak terima kampungnya ada misionaris kristen yang hendak mengabarkan injil, bla... bla... bla...

Penangkapan 3 Ibu-Ibu Pelaku Fitnah Keji Bukti Lawan Jokowi Gelap Mata

ilustrasi

Hidayat Nur Wahid sebagai pimpinan PKS juga telah menyerang Jokowi secara membabi buta. Terakhir tudingan politisasi Jan Ethes yang tidak ada kaitannya dengan Pilpres. Atau pasukan mereka di sosmed juga beberapa menjalani proses hukum sebut saja kasus Saracen, MCA, Jonru, Buni Yani, Ahmad Dhani dan lain sebagainya. Beberapa yang belum kena proses seperti Mustofa Nahra, Nanik Deyang, Fadli Zon, Ferdinand Hutahaen dan banyak lagi.

Tiga Ibu-Ibu Pelaku Fitnah Keji Kepada Pemerintah Diamankan Polisi

ilustrasi

*I. IDENTITAS*
1). Nama : ENGQAY SUGIYANTI
Alamat : Kampung bakanmaja rt 01 rw 03 desa wancimekar kec kotabaru kab karawang
Ttl : karawang, 21-01-1970
Pek : wiraswasta

2). Nama : IKA PERANIKA
Alamat : Kp kalioyon rt 02 rw 03 desa wancimekar kec kotabaru karawang
Ttl : Karawang, 15-03-1974
Pek : ibu rumah tangga

Bom Surabaya Indikasi Indonesia Hancur 2030?

Ilustrasi

APA YG ANDA AKAN LAKUKAN KAWAN?
Tetap jd silent reader?
klo kaum koplak ga usah di tanya. lah mrk itu kaum perampok nya, pake modus jualan agama. jualan agama sudah mulai ga laku, skr jualan rasa aman dan keamanan dgn menyebar teror, kemudian menawarkan diri sebagai pelindung dgn harga yg mahal, korupsi besar2an. lihat saja jkt, budget nya lsg melejit tinggi jauh dr pemerintahan sebelum nya, dan dana itu banyak yg tidak transparan.

Bibit Teroris Di Surabaya

Ilustrasi
Beruntung kami lebih dulu dijejali dengan dalil-dalil agama Islam yang mengedapankan cinta damai oleh bapak saya dan guru-guru saya sehingga apa yang disampaikan kaum radikalis itu selalu bertentangan dengan hati nurani kami. Kami secara tegas menolak dan memberikan ultimatum untuk tidak datang lagi ke rumah kami.
 

Pages