partai politik

Ambang Batas 20% Bikin Lawan Jokowi Ngeper

Berikutnya, koalisi Demokrat dan PAN memang tidak cukup syarat untuk mengajukan kandidat (19.7 %). Tapi bukan hal yg mustahil lobi politik mampu menarik minimal 1 partai pendukung PT. Toh keluar dr koalisi bukan hal yg haram saat Pemilu. Apalagi sejauh ini, koalisi PDIP yg sudah teruji solid adalah dengan Nasdem dan Hanura.

Jokowi Tak Punya Beban Kepentingan

Ilustrasi
Sementara fakta sejarah Presiden RI yang berlatar belakang militer selalu bisa menyelesaikan tugas sampai akhir, bahkan ada yang melebihi dua dekade, mirip dengan sistem negara kerajaan, hal ini dikarenakan mereka (presiden yang berlatar belakang militer) terbiasa memimpin dan dipimpin dalam sistem komando, sesuai hirarki senioritas dan kepangkatan, senantiasa setia dalam menjalankan instruksi pimpinan (senioritas), mereka tidak bisa bebas berekspresi dalam menentukan suatu kebijakan, semua harus sesuai a

Saudagar Politisi

Langkah berikutnya mereka membangun citra. Bahasa kerennya image building. Dalam konteks bisnis, reputasi dibangun oleh kepercayaan konsumen setelah merasakannya sendiri, celakanya dalam politik tidak semua kepercayaan bersumber pada fakta; banyak juga "konsumen" yang membangun persepsinya melalui sederetan rumor atau gosip, fitnah, selain berbagai kosmetika visual mengambang di awan.

Arcandra Tahar Kembali, Para Mafia Tambang Blingsatan

Ilustrasi

Oleh Alif Kholifah

Meski Arcandra Tahar sudah bukan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) lagi namun nampaknya masih dianggap kandidat terkuat untuk kembali menduduki kursi jabatan itu. Hal itu terbukti pasca pemberhentian dengan hormat AT dari kursi Menteri hingga sekarang belum ada pengganti definitif. Jabatan itu masih dirangkap oleh Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan. Disisi lain, terlihat banyak pihak terutama kalangan partai politik menggoyang dan membesarkan kesalahan hilangnya kewarganegaraan Arcandra.

Pages