Papua

Papua, Antara Ambisi Sukarno, Kegilaan Suharto dan Rayuan Jokowi

Ilustrasi

Singkat cerita dari perjanjian New York 15 Agustus 1962 akan diadakan penentuan pendapat rakyat papua, tapi sialnya sebelum adanya penentuan pendapat rakyat papua ini presiden Sukarno tumbang duluan karena kejadian 1965 dan akhirnya dia digantikan oleh Suharto. Di tangan Suharto ini penentuan pendapat rakyat papua di lakukan dengan cara manipulasi, ancaman, bahkan intimidasi dan kekerasan.

Terima Kasih, Pak Jokowi Sudah Memperhatikan Papua

 

Begini syairnya,..
" Sedalam-dalam lautan lebih dalam Bapak Jokowi, seindah-indah pelangi lebih indah Bapak Jokowi"

Tiada yang menangis hari itu, orang tua dan anak-anak raut wajahnya tulus bergembira.

Papua sudah lama kita abaikan, ketinggalannya jauh sekali dengan daerah lainnya. Baik infrastruktur dan sumber daya manusia.

Freeport Kembali Ke Ibu Pertiwi Harus Tunggu Jokowi Presiden

Ilustrasi

Menjadi wajar jika melihat pihak AS seolah “tak rela” melepaskan saham mayoritasnya ke Indonesia. Dalam negosiasi yang berlangsung lebih dari 1,5 tahun, pihak AS berkali-kali mengancam akan melaporkan Indonesia ke Mahkamah Internasional dengan dalih Indonesia melanggar Kontrak.

Perusahaan Indonesia Yang Sempat Cicipi Lezatnya Freeport

Ilustrasi

Hingga akhirnya, negosiasi antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia mencapai kata sepakat. Kamis, 12 Juli 2018, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan ditekennya heads of agreement atau HoA antara PT Indonesia Asaham Aluminium (Inalum) dengan Freeport. Penanda tanganan ini menjadi pertanda beralihnya kepemilikan saham nasional sebesar 51, 2 % saham telah disepakati.

Lihat, Siapa Presiden IndonesiaYang Biarkan Freeport Rampok Indonesia

Ilustrasi

3. Tahun 1989-1991, Freeport mendapatkan perpanjangan Kontrak Karya (KK) selama 30 tahun hingga 2021. Indonesia mendapat 9,36% saham Freeport.

4. Tahun 2015-2018, pemerintahan Jokowi meninjau ulang dan berunding dengan Freeport. Pada tahun 2017 Freeport sepakat untuk melepaskan 51% saham kepada pemerintah Indonesia.

Klausul Hukum Yang Rugikan Indonesia Jika Tunggu Akhir Kontrak 2021

Ilustrasi

*Kenapa tidak ke arbitrase saja? Posisi Indonesia kuat*

1. Posisi Indonesia tidak kuat karena nuansa kalimat *“menahan atau menunda persetujuan tersebut secara tidak wajar”* dalam bahasa Inggris *“unreasonably withheld”* mempunyai penegasan tidak boleh menahan untuk tidak memperpanjang KK.

Membantah Tuduhan Fachri Hamzah Soal Aspek Legal Freeport

Ilustrasi

Karena masing masing bersikukuh dengan posisinya maka team pemerintah berusaha menggunakan segala macam cara agar dapat menguasai saham mayoritas FI dengan harga murah. Dalam dunia bisnis cara ini biasa. Cara yang ditempuh adalah mendekati strategic partners Freeport, yaitu RIO TINTO. Cara ini murni pertimbangan bisnis dan dilakukan dengan taktik bisnis. Tetapi menghadapi Rio TInto tidaklah mudah, Karena Rio adalah raksasa tambang dan punya akses financial resource tidak terbatas.

Pages