Papua

Papua, Cinta, Doa dan Senjata

Saya tetap berkeyakinan cara menyelesaikan Papua yang efektif bukan dengan senjata tapi dengan hati dan cinta. Kalau saya jadi Kapolri justru saya akan menerjunkan banyak Polwan rupawan dengan membawa bunga untuk memeluk hangat Papua. Karena semua tahu akar masalah kerusuhan Papua bukan berasal dari Papua. Tapi dari Jakarta yang diletupkan api kecil via Surabaya.

Gus Dur dan Bintang Kejora

Tantangan suatu bangsa ialah konflik, baik karena kepentingan kultural maupun kepentingan politik. Apalagi jika melihat melimpahnya kemajemukan Indonesia yang menempati posisi teratas dalam kehidupan bangsa-bangsa di dunia. Sekali terjadi konflik, seketika itu akan dimanfaatkan kelompok-kelompok tertentu yang ingin mendelegitimasi eksistensi negara.

Apa Papua Bukan Indonesia

Mereka dimarjinalkan, bahkan akses pendidikan nyaris ditiadakan, pernah terbesit dipikiran apa ras saudara kita di Papua mau dimusnahkan, dipromosingkirkan seperti suku Aborigin di Australia.

Kenapa mereka lama tak disapa, sejujurnya era orbalah yg membuat mereka merana, 32 thn adalah waktu yg cukup utk membenahi Papua yg jauh tertinggal dari pulau lainnya, khususnya Jawa. Ketertinggalan inilah yg menyisakan luka menganga, mereka para saudara kita seperti layaknya saudara tiri saja.

Tidak Percaya pada Panglima TNI dan Kapolri Itu Keliru

Kalau beberapa negara Pasifik Selatan penganut Melanesian Brotherhood itu hanya ikutan memanfaatkan momentum, dipikir pesta dimulai. Juga Om Benny yg parkir ongkang2 di Eropa hanya menunggu dengan harap2 cemas keputusan principle. Yaitu siapa yg mampu memerintahkan pasukan PBB dan mengagendakan Sidang PBB. Kita semua faham, hanya AS.

Solusi Penanganan Gerakan Separatisme di Indonesia

Saya sangat memahami betul suasana kebatinan teman-teman itu, dan bagi saya itu hal yang wajar-wajar saja, tergantung dari seberapa jauh pengembaraan batin dan pengembaraan intelektualitas seseorang, serta seberapa panjang pengalaman seseorang dalam menempatkan kepentingan pribadi dan kepentingan orang banyak.

Papua Memanas, Diplomasi Indonesia untuk Melanesia Gagalkah?

Sampai hari ini saya melihat orientasi hubungan multi lateral antara Indonesia dan negara-negara Melanesia kurang mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Orientasi strategi diplomasi Indonesia masih lebih mengarah ke Eropa, Amerika dan Asia. Meskipun sudah ada perkembangan hubungan antara Indonesia dan negara-negara Melanesia tapi saya melihat hanya sekedar hubungan diplomatik normatif tapi belum terlalu intens menjadi hubungan yang lebih produktif.

Dan Papua Meledak Lagi

Tetiba ada gerakan aneh menyambut HUT Kemerdekaan RI. Mahasiswa-mahasiswa Papua di berbagai kota di Jawa menggelar demonstrasi. Di Surabaya, asrama mahasiswa Papua diserang FPI. Entah siapa yang membakar bendera merah putih disana. 

Mahasiswa Papua di Surabaya sendiri tidak merasa melakukan pembakaran bendera. 

Video seorang aparat melecehkan mahasiswa Papua juga beredar. Ikut memercikkan api. Suasana itu disambut oleh gerakan di Manokwari. Masyarakat menyerang DPRD Manokwari, membakar sebuah gedung kosong bekas kantor parlemen.

Pages