Pancasila

Meski Ormas Terlarang, PKS Tetap Gauli HTI

Ilustrasi

Kita tahu bahwa HTI berbahaya karena ingin mengganti system dengan khilafah. Lantas apa fakta-fakta sesungguhnya tentang HTI? Pertama, HTI itu sesungguhnya parpol bukan ormas. Hizbut dalam terminologi bahasa artinya partai. Hanya untuk mengelabui masyarakat dan pemerintah didaftarkan sebagai Ormas. Kedua, HTI telah ditolak lebih dari 15 negara muslim. Artinya meski warganya mayoritas muslim, mereka tidak menggunakan khilafah. Ketiga, Sistem pancasila merupakan bentuk Negara kesepakatan, dan tidak mentolerir perubahan.

Tagar, Makar dan Khilafanisasi Indonesia

Ilustrasi

a) Ketidak puasan dia/kelompoknya terhadap pemerintahan saat itu. Mereka tidak puas bukan karena tidak merasakan dampat positif pembangunan, akan tetapi mereka tidak puas karena tidak adanya Imamah dan tidak diterapkannya Syariat Islam di Indonesia;
b)Kerusakan moral yang terjadi di Indonesia yang adalah negara berpenduduk muslim mayoritas;

Merah Putih, Kau Bagian Tauhidku

Ilustrasi

Jika kalian bertanya, bukankah Syahadat sebagai Ikrar dan Kesaksian Ketauhidanku? Kapan aku menyaksikan Allah dan kapan pula menyaksikan Muhammad?

Lihatlah ke dalam dirimu sebagaimana aku menyaksikan di dalam diriku. Bahwa ada Allah di dalam Jiwa dan Ruhku. Juga ada Muhammad di dalam ragaku!

Begitupun jika aku melihat dan memandang keluar. Ada Sang Merah Putih! Ia juga bisa menjadi simbol dan bagian dari Tauhidku!

Allahu Akbar!
Merdeka!
Merdeka!
Merdeka!

Cara Cerdas Jend Mulyono "Menaklukkan" Ustadz Abdul Somad

Ilustrasi

Mereka ingin Somad terus menerus "kencang". Seperti komentar Somad soal bom bunuh diri. Soal calon muslim dan non muslim di Pilkada laksana gulai kentang tapi dagingnya anjing. Atau semburan somad yang bilang minum seterbak masuk neraka.Sama nasibnya dengan mereka yang doyan drama Korea.

Pancasila, Ideologi Bangsa Yang Sangat Islami

Pencarian memori kolektif ditemukan oleh Soekarno dari kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang dulunya terbukti mampu menyatukan nusantara. Para pemikir dari dua kerajaan tersebut sudah memahami bahwa untuk menyatukan keragaman bangsa dibutuhkan seperangkat nilai yang universal. Nilai yang bisa merangkul semua elemen yang ada. Dari latar belakang itulah muncul konsep Pancasila.

Pages